Menu

Mode Gelap

News

Legislator Papua Sarankan Program MBG Pertimbangkan Standar Harga Daerah

badge-check


					Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix Monim Perbesar

Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix Monim

Euforia.id, Jayapura | Legislator Papua selaku Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua, Herlin Beatrix Monim mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan inisiatif dari Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Kita tetap mendukung apa yang diprogramkan oleh pemerintah pusat karena ini sangat baik, tidak hanya makanan bergizi untuk anak sekolah dan sebagainya, tapi untuk ibu hamil dan bayi balita itu menjadi program yang sangat baik untuk kita dukung,” kata Beatrix Monim, Rabu (8/1/2025).

Namun ia menyarankan realisasi penerapan anggaran program tersebut juga harus mempertimbangkan standar harga di daerah yang berbeda-beda karena kondisi geografis.

“Tingkat kemahalan di setiap kabupaten kota di Provinsi itu berbeda-beda, kalau standar harga yang dipakai untuk menentukan nilai gizi, ini kan memberikan makanan bergizi minimal ada telur dan susu,” sebutnya.

“Tidak udah bicara daging dan sebagainya. Tentu harga itu harus sesuai. Kalau kita bicara harga standar, misalkan diberikan ke Papua dengan harga Rp 10 ribu apa yang bisa dimakan dari nilai segitu, tentu kita berharap standar harga yang diberikan ke Papua tidak sama dengan Provinsi lainnya,” tambahnya.

Politisi Partai NasDem itu kembali menegaskan dukungannya terhadap program nasional MBG. Namun, ia berharap penerapan anggaran untuk menjalankan program itu nantinya tidak membebani APBD Provinsi.

“Program ini kita sangat dukung sekali tapi juga kita berharap tidak membebani APBD Provinsi Papua. Tentu dengan kondisi fiskal kita yang sudah menurun drastis ini kita berharap tetap mendukung program ini tapi dengan penganggaran yang memang memadai dan sesuai,” ujarnya.

Menurutnya program MBG itu perlu mendapatkan dukungan penuh karena akan memberikan dampak positif pada generasi mendatang. Dengan asupan gizi yang cukup, akan mencerdaskan anak bangsa.

“Tentu kita menyambut dengan suka cita program ini karena kita berharap anak-anak mendapatkan gizi yang baik sehingga bisa mengikuti pendidikan yang baik dan bertumbuh dengan sehat untuk menghasilkan anak-anak Papua yang lebih cerdas, lebih sehat, kuat, dan kita berharap demikian,” tandasnya.

Baca Lainnya

Pemprov Papua Dorong Penguatan Ekonomi Sarmi Melalui Tiga Sektor Jayapura, Euforia.id | Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarmi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, Kamis (14/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Fakhiri meninjau langsung prospek program cetak sawah di Kampung Tetom Jaya, pengelolaan kopra di Kampung Anus, Kawasan Industri PHICO, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrik Fintay, hingga Kelompok Tani Kopra Mandiri di Kampung Holmafen. Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Sarmi yang dinilai mulai menunjukkan pertumbuhan positif. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan terus mendorong penguatan ekonomi berbasis kampung melalui sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan. “Sepanjang perjalanan dari batas Kabupaten Jayapura sampai Kabupaten Sarmi, saya melihat perubahan yang sangat signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Saya berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati. Semua ekonomi masyarakat di kampung harus tumbuh,” katanya. Ia meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal seperti tanaman pangan dan perkebunan kelapa. Menurutnya, produksi kopra dan minyak kelapa yang selama ini menjadi identitas masyarakat Sarmi tidak boleh berhenti meskipun sempat mengalami penurunan akibat kondisi fiskal nasional beberapa tahun terakhir. “Kegiatan membuat kopra dan minyak kelapa jangan berhenti. Mudah-mudahan mulai bulan Juni kita tingkatkan lagi supaya aktivitas ekonomi masyarakat kembali tumbuh,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Papua juga menyerahkan 3.000 bibit kelapa untuk ditanam masyarakat. Gubernur berharap Sarmi dapat berkembang menjadi pusat ekonomi berbasis perkebunan kelapa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat kampung. Selain sektor perkebunan, Fakhiri menilai potensi perikanan dan kelautan di wilayah pesisir Sarmi sangat besar. Ia menyebut bentangan pesisir dari Demta hingga perbatasan Mamberamo memiliki potensi udang dan ikan yang melimpah. “Kalau ini dikelola baik, masyarakat Sarmi harus bisa hidup dari laut. Pemerintah akan dorong pembangunan kampung nelayan lengkap dengan pabrik es, cold storage, dermaga, koperasi, hingga bengkel perahu,” ujarnya. Ia menambahkan pembangunan kampung nelayan tersebut akan didukung pemerintah pusat melalui program Presiden Prabowo Subianto serta kolaborasi dengan pihak swasta. Gubernur juga menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi muda Papua. Ia meminta masyarakat terus menyekolahkan anak-anak mereka agar kelak kembali membangun Kabupaten Sarmi. “Sekolahkan anak-anak dengan baik, jaga pendidikan dan imannya supaya nanti menjadi sarjana dan kembali membangun Sarmi,” katanya.

14 Mei 2026 - 21:12 WIB

Persipura Jadi Salah Satu Klub yang Berstatus Granted

14 Mei 2026 - 11:13 WIB

Gubernur Tekankan ASN Profesional dan Responsif dalam Pelantikan 16 Pejabat Baru

12 Mei 2026 - 20:34 WIB

Persipura U-19 Tersingkir di Babak 8 Besar EPA Championship

12 Mei 2026 - 19:04 WIB

Trending di News