Menu

Mode Gelap

News

Sudah Empat Daerah di Papua yang Jalankan Program MBG

badge-check


					Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong Perbesar

Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong

Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi Papua menyebutkan sudah ada empat daerah yang telah menjalankan program Makan Bergizi Gratis. Empat Kabupaten Kota itu yakni Kota Jayapura, Kabupaten Sarmi, Yapen, dan Biak.

Penjabat Gubernur Papua Ramses Limbong mengatakan pelaksanaan program dilakukan bertahap.

Harga per porsi makanan berkisar Rp 25 ribu hingga Rp40 ribu.

“Saat ini sudah ada empat daerah yang menjalankan MBG. Ini dilakukan bertahap sesuai kesiapan dapur gizi,” katanya.

Ramses menjelaskan ke depan akan ada tambahan pelaksanaan MBG di Jayapura dan Keerom. Kedua daerah itu sedang bersiap.

“Peresmian MBG di Kabupaten Jayapura dan Keerom akan segera dilakukan,” ujarnya.

Terpisah, Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy mengatakan program MBG sudah mulai berjalan di wilayahnya.

Bupati periode 2025-2030 itu mengatakan pihaknya selaku pemerintah daerah bertugas menyiapkan pra sarana untuk mendukung jalannya program tersebut.

“Hal-hal yang belum ada kita diminta untuk mendukung, jadi semua sudah ditunjuk. Teman-teman dari Kodim, Pak Dandim sudah ditunjuk sebagai koordinator, dan MBG-nya sudah jalan di Kota Serui dan sekitarnya,” kata Arisoy.

Bebernya, wilayah yang sudah mulai dijalankan program MBG tersebut salah satunya yakni Distrik Kosiwo, dan akan dilanjutkan ke Distrik Angkaisera.

“Yang sudah berjalan ada Distrik Kosiwo itu ada kita bangun pasar dan sampai sekarang tidak digunakan oleh masyarakat, sehingga kami berharap itu bisa dijadikan dapur jadi akan disekat dan disempurnakan untuk digunakan. Lalu di Angkaisera juga kita fasilitasi dari Gereja mereka siapkan tempat,” jelasnya.

Baca Lainnya

Pemprov Papua Dorong Penguatan Ekonomi Sarmi Melalui Tiga Sektor Jayapura, Euforia.id | Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarmi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, Kamis (14/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Fakhiri meninjau langsung prospek program cetak sawah di Kampung Tetom Jaya, pengelolaan kopra di Kampung Anus, Kawasan Industri PHICO, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrik Fintay, hingga Kelompok Tani Kopra Mandiri di Kampung Holmafen. Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Sarmi yang dinilai mulai menunjukkan pertumbuhan positif. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan terus mendorong penguatan ekonomi berbasis kampung melalui sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan. “Sepanjang perjalanan dari batas Kabupaten Jayapura sampai Kabupaten Sarmi, saya melihat perubahan yang sangat signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Saya berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati. Semua ekonomi masyarakat di kampung harus tumbuh,” katanya. Ia meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal seperti tanaman pangan dan perkebunan kelapa. Menurutnya, produksi kopra dan minyak kelapa yang selama ini menjadi identitas masyarakat Sarmi tidak boleh berhenti meskipun sempat mengalami penurunan akibat kondisi fiskal nasional beberapa tahun terakhir. “Kegiatan membuat kopra dan minyak kelapa jangan berhenti. Mudah-mudahan mulai bulan Juni kita tingkatkan lagi supaya aktivitas ekonomi masyarakat kembali tumbuh,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Papua juga menyerahkan 3.000 bibit kelapa untuk ditanam masyarakat. Gubernur berharap Sarmi dapat berkembang menjadi pusat ekonomi berbasis perkebunan kelapa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat kampung. Selain sektor perkebunan, Fakhiri menilai potensi perikanan dan kelautan di wilayah pesisir Sarmi sangat besar. Ia menyebut bentangan pesisir dari Demta hingga perbatasan Mamberamo memiliki potensi udang dan ikan yang melimpah. “Kalau ini dikelola baik, masyarakat Sarmi harus bisa hidup dari laut. Pemerintah akan dorong pembangunan kampung nelayan lengkap dengan pabrik es, cold storage, dermaga, koperasi, hingga bengkel perahu,” ujarnya. Ia menambahkan pembangunan kampung nelayan tersebut akan didukung pemerintah pusat melalui program Presiden Prabowo Subianto serta kolaborasi dengan pihak swasta. Gubernur juga menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi muda Papua. Ia meminta masyarakat terus menyekolahkan anak-anak mereka agar kelak kembali membangun Kabupaten Sarmi. “Sekolahkan anak-anak dengan baik, jaga pendidikan dan imannya supaya nanti menjadi sarjana dan kembali membangun Sarmi,” katanya.

14 Mei 2026 - 21:12 WIB

Persipura Jadi Salah Satu Klub yang Berstatus Granted

14 Mei 2026 - 11:13 WIB

Gubernur Tekankan ASN Profesional dan Responsif dalam Pelantikan 16 Pejabat Baru

12 Mei 2026 - 20:34 WIB

Persipura U-19 Tersingkir di Babak 8 Besar EPA Championship

12 Mei 2026 - 19:04 WIB

Trending di News