Menu

Mode Gelap

News

ASN Papua Diharapkan Menjadi Teladan Wajib Pajak

badge-check


					Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua yang sudah terpampang imbauan wajib pajak - dok Papua.go.id Perbesar

Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua yang sudah terpampang imbauan wajib pajak - dok Papua.go.id

Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi Papua mulai menertibkan pembayaran pajak kendaraan milik ASN. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan menjadi contoh bagi masyarakat.

Mulai 1 April 2025, kawasan kantor gubernur ditetapkan sebagai zona wajib pajak. ASN yang belum membayar pajak kendaraan akan diberi peringatan langsung.

Pelaksana Tugas Asisten III Setda Papua, Johana Rumbiak, menyebut ASN harus menjadi teladan. Penertiban ini juga bagian dari upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

“Masih ada ASN yang menunggak pajak kendaraan. Karena itu, sweeping dilakukan terhadap kendaraan dinas dan pribadi milik ASN,” ujar Johana.

Lanjutnya, pemerintah tak hanya menegur, tapi juga memberi solusi. Mobil Samsat disiapkan di lokasi kantor untuk mempermudah pembayaran.

“Fasilitas layanan ini diuji coba selama tujuh hari, dari 1 hingga 7 April. ASN bisa langsung membayar pajak kendaraan di area kerja mereka,” tambahnya.

Rumbiak menegaskan penertiban ini bukan bentuk sanksi. Pemerintah ingin menumbuhkan kesadaran mulai dari lingkungan internal.

“Langkah ini diharapkan berdampak lebih luas. Jika ASN patuh pajak, masyarakat umum akan terdorong mengikuti,” tutupnya.

Baca Lainnya

Pemprov Papua Dorong Penguatan Ekonomi Sarmi Melalui Tiga Sektor Jayapura, Euforia.id | Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarmi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, Kamis (14/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Fakhiri meninjau langsung prospek program cetak sawah di Kampung Tetom Jaya, pengelolaan kopra di Kampung Anus, Kawasan Industri PHICO, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrik Fintay, hingga Kelompok Tani Kopra Mandiri di Kampung Holmafen. Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Sarmi yang dinilai mulai menunjukkan pertumbuhan positif. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan terus mendorong penguatan ekonomi berbasis kampung melalui sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan. “Sepanjang perjalanan dari batas Kabupaten Jayapura sampai Kabupaten Sarmi, saya melihat perubahan yang sangat signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Saya berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati. Semua ekonomi masyarakat di kampung harus tumbuh,” katanya. Ia meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal seperti tanaman pangan dan perkebunan kelapa. Menurutnya, produksi kopra dan minyak kelapa yang selama ini menjadi identitas masyarakat Sarmi tidak boleh berhenti meskipun sempat mengalami penurunan akibat kondisi fiskal nasional beberapa tahun terakhir. “Kegiatan membuat kopra dan minyak kelapa jangan berhenti. Mudah-mudahan mulai bulan Juni kita tingkatkan lagi supaya aktivitas ekonomi masyarakat kembali tumbuh,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Papua juga menyerahkan 3.000 bibit kelapa untuk ditanam masyarakat. Gubernur berharap Sarmi dapat berkembang menjadi pusat ekonomi berbasis perkebunan kelapa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat kampung. Selain sektor perkebunan, Fakhiri menilai potensi perikanan dan kelautan di wilayah pesisir Sarmi sangat besar. Ia menyebut bentangan pesisir dari Demta hingga perbatasan Mamberamo memiliki potensi udang dan ikan yang melimpah. “Kalau ini dikelola baik, masyarakat Sarmi harus bisa hidup dari laut. Pemerintah akan dorong pembangunan kampung nelayan lengkap dengan pabrik es, cold storage, dermaga, koperasi, hingga bengkel perahu,” ujarnya. Ia menambahkan pembangunan kampung nelayan tersebut akan didukung pemerintah pusat melalui program Presiden Prabowo Subianto serta kolaborasi dengan pihak swasta. Gubernur juga menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi muda Papua. Ia meminta masyarakat terus menyekolahkan anak-anak mereka agar kelak kembali membangun Kabupaten Sarmi. “Sekolahkan anak-anak dengan baik, jaga pendidikan dan imannya supaya nanti menjadi sarjana dan kembali membangun Sarmi,” katanya.

14 Mei 2026 - 21:12 WIB

Persipura Jadi Salah Satu Klub yang Berstatus Granted

14 Mei 2026 - 11:13 WIB

Gubernur Tekankan ASN Profesional dan Responsif dalam Pelantikan 16 Pejabat Baru

12 Mei 2026 - 20:34 WIB

Persipura U-19 Tersingkir di Babak 8 Besar EPA Championship

12 Mei 2026 - 19:04 WIB

Trending di News