Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi Papua bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II (PKN TK.II) Angkatan XXX.
Pelatihan ini diikuti oleh peserta dari lingkungan pemerintahan Provinsi Papua, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Barat, NTT, Maluku, serta Bawaslu RI.
Plt Asisten Bidang Administrasi Umum Sekda Provinsi Papua, Triwarno, menyampaikan bahwa ini adalah kali ketiga Provinsi Papua melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Aparatur (BPSDA) menyelenggarakan PKN Tingkat II secara mandiri, setelah mendapatkan akreditasi pada tahun 2023.
Dalam sambutannya, Triwarno menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai sarana untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri.
“Pelatihan ini jangan hanya dijadikan sebagai syarat untuk menduduki jabatan, melainkan hendaknya dijadikan sebagai kesempatan untuk menambah kapasitas dan meningkatkan kompetensi di bidang tugas masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, tantangan tata kelola pemerintahan ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, pejabat pimpinan tinggi pratama harus siap menghadapi hal tersebut dengan strategi dan kebijakan yang lebih baik dan tepat.
“Saya menunggu karya nyata berupa inovasi dan terobosan nyata yang nantinya dituangkan dalam proyek perubahan yang saudara buat, dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat di tanah Papua,” tegasnya.
Kepala LAN RI Soroti Kepemimpinan Adaptif di Papua
Kepala LAN RI, Muhammad Taufiq menyoroti pentingnya kepemimpinan strategis di Papua.
Menurutnya, kepemimpinan di Papua tidak hanya tentang mengelola organisasi, tetapi juga membangun visi jangka panjang yang berkelanjutan dan kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan inovasi dalam pelayanan publik.
Taufiq menjelaskan bahwa pembangunan di Papua memiliki karakteristik unik, dengan tantangan dan peluang yang spesifik.
“Kondisi geografis, keanekaragaman budaya lokal, dan dinamika sosial masyarakat Papua membutuhkan pendekatan kepemimpinan yang adaptif dan sensitif terhadap konteks lokal,” katanya.
Ia mengingatkan para peserta ketika diberikan amanah sebagai pejabat pimpinan tinggi pratama, mereka berperan sebagai garda terdepan dalam pembangunan nasional.