Menu

Mode Gelap

News

BPBD Papua Imbau Masyarakat di Empat Daerah ini Waspada Tingginya Curah Hujan

badge-check


					Peta cuaca - dok BMKG Perbesar

Peta cuaca - dok BMKG

Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi Papua melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam akibat tingginya curah hujan.

Bencana yang patut diwaspadai adalah banjir dan tanah longsor.

​BPBD Provinsi Papua secara khusus menyoroti empat wilayah yang dianggap paling rentan dan perlu meningkatkan kesiapsiagaan. Daerah-daerah tersebut yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Keerom, dan Kabupaten Sarmi.

​Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya, menjelaskan curah hujan saat ini terjadi secara merata di berbagai kabupaten/kota, namun empat daerah tersebut menjadi perhatian utama.

​“Curah hujan terjadi secara merata di beberapa kabupaten/kota. Oleh sebab itu, masyarakat untuk tetap waspada dan mengantisipasi ini,” ungkap Wisnu Raditya.

​Ia menegaskan, masyarakat tidak boleh mengabaikan peringatan dini ini. Kewaspadaan harus ditingkatkan, terutama terhadap curah hujan tinggi yang kerap disertai angin kencang.

​“Jangan sampai peringatan itu diabaikan, harus tetap diantisipasi curah hujan yang tinggi disertai angin kencang,” tambahnya.

​Selain imbauan kesiapsiagaan menghadapi bencana, BPBD juga meminta masyarakat untuk mengambil langkah pencegahan sederhana namun penting, yaitu menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Hal ini krusial untuk mencegah penyumbatan saluran air yang dapat memicu banjir. Wisnu Raditya juga memastikan BPBD Provinsi Papua selalu dalam posisi siaga.

​“Peralatan kami selalu siap, apabila dibutuhkan untuk mem-backup BPBD kabupaten/kota,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Pemprov Papua Dorong Penguatan Ekonomi Sarmi Melalui Tiga Sektor Jayapura, Euforia.id | Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarmi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, Kamis (14/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Fakhiri meninjau langsung prospek program cetak sawah di Kampung Tetom Jaya, pengelolaan kopra di Kampung Anus, Kawasan Industri PHICO, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrik Fintay, hingga Kelompok Tani Kopra Mandiri di Kampung Holmafen. Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Sarmi yang dinilai mulai menunjukkan pertumbuhan positif. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan terus mendorong penguatan ekonomi berbasis kampung melalui sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan. “Sepanjang perjalanan dari batas Kabupaten Jayapura sampai Kabupaten Sarmi, saya melihat perubahan yang sangat signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Saya berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati. Semua ekonomi masyarakat di kampung harus tumbuh,” katanya. Ia meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal seperti tanaman pangan dan perkebunan kelapa. Menurutnya, produksi kopra dan minyak kelapa yang selama ini menjadi identitas masyarakat Sarmi tidak boleh berhenti meskipun sempat mengalami penurunan akibat kondisi fiskal nasional beberapa tahun terakhir. “Kegiatan membuat kopra dan minyak kelapa jangan berhenti. Mudah-mudahan mulai bulan Juni kita tingkatkan lagi supaya aktivitas ekonomi masyarakat kembali tumbuh,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Papua juga menyerahkan 3.000 bibit kelapa untuk ditanam masyarakat. Gubernur berharap Sarmi dapat berkembang menjadi pusat ekonomi berbasis perkebunan kelapa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat kampung. Selain sektor perkebunan, Fakhiri menilai potensi perikanan dan kelautan di wilayah pesisir Sarmi sangat besar. Ia menyebut bentangan pesisir dari Demta hingga perbatasan Mamberamo memiliki potensi udang dan ikan yang melimpah. “Kalau ini dikelola baik, masyarakat Sarmi harus bisa hidup dari laut. Pemerintah akan dorong pembangunan kampung nelayan lengkap dengan pabrik es, cold storage, dermaga, koperasi, hingga bengkel perahu,” ujarnya. Ia menambahkan pembangunan kampung nelayan tersebut akan didukung pemerintah pusat melalui program Presiden Prabowo Subianto serta kolaborasi dengan pihak swasta. Gubernur juga menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi muda Papua. Ia meminta masyarakat terus menyekolahkan anak-anak mereka agar kelak kembali membangun Kabupaten Sarmi. “Sekolahkan anak-anak dengan baik, jaga pendidikan dan imannya supaya nanti menjadi sarjana dan kembali membangun Sarmi,” katanya.

14 Mei 2026 - 21:12 WIB

Persipura Jadi Salah Satu Klub yang Berstatus Granted

14 Mei 2026 - 11:13 WIB

Gubernur Tekankan ASN Profesional dan Responsif dalam Pelantikan 16 Pejabat Baru

12 Mei 2026 - 20:34 WIB

Persipura U-19 Tersingkir di Babak 8 Besar EPA Championship

12 Mei 2026 - 19:04 WIB

Trending di News