Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi Papua menegaskan pentingnya kepemimpinan yang profesional, fokus, dan bebas dari kepentingan politik dalam upaya membenahi dan menghidupkan kembali sepak bola Papua.
Hal ini disampaikan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri saat menerima Tim 9 Reformasi Sepak Bola Papua, yang terdiri dari para senior Persipura Jayapura, yang memaparkan kinerja, hasil pertemuan dan komunikasi mereka dengan berbagai pihak di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Tim 9 menyampaikan harapan agar Gubernur Papua dapat terlibat langsung dalam kepengurusan Asprov PSSI Papua.
Menanggapi hal itu, Fakhiri menyampaikan bahwa secara prinsip pemerintah daerah tetap berkomitmen mendukung reformasi sepak bola Papua, namun perlu ada pembagian peran yang jelas.
Gubernur menjelaskan, tugas sebagai kepala daerah sekaligus Ketua KONI Papua menuntut fokus yang besar, sehingga diperlukan sosok lain yang dinilai lebih tepat untuk memimpin Asprov PSSI Papua.
Menurutnya, figur tersebut harus mampu menjaga independensi olahraga, membangun sinergi dengan pemerintah daerah, serta memiliki komitmen kuat terhadap pembinaan sepak bola, mulai dari usia dini hingga kompetisi antarklub.
“Sepak bola Papua harus dikelola secara terarah, kompetisi harus hidup, dan pembinaan harus berjalan berjenjang agar ke depan Papua terus melahirkan pemain-pemain profesional,” tegas gubernur.
Pemerintah Provinsi Papua menegaskan siap memberikan dukungan penuh kepada kepengurusan Asprov PSSI Papua yang berorientasi pada pembinaan, prestasi, dan kemajuan sepak bola Papua secara berkelanjutan.










