Jayapura, Euforia.id | Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua melaporkan lonjakan signifikan jumlah penumpang angkutan laut dan udara di seluruh wilayah Papua selama bulan Desember 2025.
Dalam laporan BPS Papua, Senin (2/2/2026), menyebutkan kenaikan tersebut didorong oleh mobilitas masyarakat menjelang akhir tahun di empat provinsi di wilayah tersebut.
Di Provinsi Papua, jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri meroket hingga 169,03 persen, dari 16.614 orang pada November menjadi 44.696 orang pada Desember 2025.
Pelabuhan Biak mencatatkan peningkatan keberangkatan penumpang tertinggi sebesar 264,95 persen. Sementara itu, penumpang angkutan udara di wilayah ini tercatat mencapai 100.910 orang pada periode yang sama.
Kondisi serupa terjadi di Papua Tengah, di mana jumlah penumpang laut naik tajam 101,38 persen menjadi 14.914 orang. Pelabuhan Nabire menjadi titik tersibuk dengan kenaikan penumpang berangkat mencapai 143,89 persen.
Untuk sektor udara, tercatat sebanyak 67.164 orang berangkat melalui bandara-bandara di Papua Tengah.
Provinsi Papua Selatan juga mencatatkan pertumbuhan positif. Penumpang angkutan laut naik 67,96 persen menjadi 6.579 orang, dengan Pelabuhan Merauke sebagai kontributor utama sebanyak 4.957 penumpang. Di sektor udara, sebanyak 27.265 orang tercatat melakukan perjalanan dari wilayah ini.
Sementara itu, di wilayah pegunungan yang sangat bergantung pada transportasi udara, Papua Pegunungan mencatat kenaikan penumpang berangkat sebesar 49,35 persen, atau sebanyak 28.917 orang dibandingkan bulan sebelumnya. Bandara Dekai mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 55,76 persen.
Meski terjadi lonjakan bulanan yang signifikan, secara kumulatif sepanjang Januari hingga Desember 2025, arus penumpang di beberapa wilayah justru menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2024.
Penurunan kumulatif terdalam terjadi di Papua Selatan sebesar 10,00 persen dan Papua Pegunungan sebesar 10,15 persen.










