Euforia.id | Di era digital yang semakin pesat, teknologi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian generasi muda Indonesia. Namun, memasuki bulan suci Ramadan, derasnya arus informasi dan aktivitas di dunia maya sering kali menjadi distraksi bagi mereka yang ingin menjalani ibadah dengan lebih khusyuk.
Menanggapi fenomena tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand Tri meluncurkan kampanye #PilihanBijak.
Inisiatif ini mengajak anak muda untuk melakukan kontemplasi dan lebih selektif dalam memanfaatkan teknologi agar momen Ramadan tetap memiliki makna yang dalam.
Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, mengatakan teknologi seharusnya hadir sebagai pendukung proses bertumbuh, bukan penghambat refleksi diri.
”Ramadan adalah momen untuk berhenti sejenak. Kami memahami bahwa teknologi bisa menjadi sumber distraksi jika tidak digunakan secara bijak. Oleh karena itu, Tri ingin hadir sebagai solusi agar generasi muda bisa menjalani Ramadan dengan lebih bermakna melalui konektivitas yang hemat dan sinyal cepat,” jelas Bilal.
Dukungan Ekosistem Digital yang Aman
Untuk mendukung kampanye ini, Tri menghadirkan berbagai produk yang memberikan nilai lebih bagi pelanggan. Fokusnya bukan sekadar akses internet, melainkan keamanan dan kenyamanan dalam bereksplorasi.
Penggunaan teknologi Tri AI: Anti Spam/Scam untuk melindungi pengguna dari ancaman siber, konektivitas Tanpa Batas: Paket hemat seperti Happy 65GB yang dilengkapi bonus 10.000 menit telepon untuk menjaga silaturahmi.
Dan Hiburan Terkurasi: Akses ke layanan Vidio Platinum untuk menikmati konten yang menginspirasi.
Selain layanan data, Indosat juga mengoptimalkan aplikasi bima+ sebagai ruang interaksi positif. Melalui fitur Live Shopping menjelang berbuka dan berbagai program berhadiah seperti iPhone 17, Tri berusaha menciptakan pengalaman digital yang menyenangkan namun tetap bermanfaat.
Dengan dukungan teknologi AIvolusi5G, Indosat melalui Tri berkomitmen untuk terus menyediakan layanan yang andal. Tujuannya jelas: memastikan generasi muda tetap terhubung dengan orang tercinta dan tetap produktif berkarya tanpa kehilangan esensi spiritual di bulan Ramadan.














