Menu

Mode Gelap

Nasional

Kemnaker, Indosat dan Wadhwani Teken MoU Cetak 1 Juta Talenta AI

badge-check


					Dok Indosat Ooredoo Hutchison Perbesar

Dok Indosat Ooredoo Hutchison

Jayapura, Euforia.id | Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker RI), Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH), dan Wadhwani Foundation resmi menjalin kolaborasi strategis untuk mencetak 1 juta talenta digital dan 100 ribu wirausahawan berbasis Kecerdasan Artifisial (AI) di Indonesia.

​Sinergi tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Penguatan Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional yang berlaku hingga tahun 2029.

Melalui kerja sama ini, platform AI milik Wadhwani Foundation seperti JobReady dan Genie AI akan diintegrasikan langsung ke dalam ekosistem SIAPKerja milik Kemnaker, serta didukung penuh oleh infrastruktur teknologi Indosat.

​Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, menegaskan bahwa langkah ini merupakan intervensi nyata pemerintah dalam menghadapi disrupsi teknologi dan mengoptimalkan bonus demografi Indonesia.

​”Kesepahaman bersama yang ditandatangani merupakan langkah konkret untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan nasional melalui pendekatan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis teknologi,” ujar Yassierli.

​Program ini akan diperluas ke jaringan 24 Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia. Menariknya, aspek inklusivitas menjadi pilar utama lewat penyediaan modul plug-and-play yang adaptif serta aksesibilitas digital yang ramah bagi tenaga kerja penyandang disabilitas.

​President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini adalah bagian dari misi perusahaan untuk mendemokratisasi AI di tanah air.

​“Di Indosat, kami percaya teknologi harus terus berkembang untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi masyarakat. AI bukan hanya tentang inovasi, tetapi tentang bagaimana teknologi dapat membuka lebih banyak peluang dan menciptakan manfaat nyata bagi generasi muda Indonesia,” kata Vikram.

​Sementara itu, President Wadhwani Entrepreneurship, Meetul B. Patel, menambahkan bahwa materi yang diberikan dipastikan sesuai dengan kebutuhan riil pasar saat ini.

​”Keterampilan yang dilatih adalah keterampilan yang benar-benar dicari dunia industri saat ini, bukan tren kemarin,” tutur Meetul.

​Sebagai bentuk implementasi awal, ketiga pihak telah sukses menggelar Workshop Kewirausahaan berbasis AI pada 10–14 Mei 2026 secara daring.

​Hanya dalam waktu singkat, pelatihan yang diikuti oleh 8.744 peserta dari 20 daerah ini berhasil menelurkan lebih dari 1.200 ide usaha baru. Inisiatif awal ini diproyeksikan mampu membuka hingga 5.000 lapangan kerja baru dalam beberapa tahun ke depan.

​Untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan program, Kemnaker, Indosat, dan Wadhwani Foundation berkomitmen untuk melakukan evaluasi berbasis data secara berkala setiap enam bulan sekali.

Baca Lainnya

Indosat Bagikan Dividen Rp3,5 Triliun dan Percepat Strategi AI Nasional

9 Mei 2026 - 08:18 WIB

Pelanggan IM3 dan Tri Kini Bisa Menikmati Akses Google Gemini AI Plus

8 April 2026 - 21:27 WIB

Transformasi AI-TechCo, Indosat Gunakan Jaringan Cerdas Kawal Arus Mudik 2026

26 Maret 2026 - 12:12 WIB

Trafik Data Indosat Melonjak 20 Persen pada Mudik Lebaran 2026

26 Maret 2026 - 12:01 WIB

Trending di Ekonomi