Menu

Mode Gelap

News

Akhiri Penantian Panjang: Mari-Yo Pemimpin Baru Provinsi Papua

badge-check


					Matius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen dalam sesi wawancara usai putusan MK Perbesar

Matius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen dalam sesi wawancara usai putusan MK

Jayapura, Euforia.id | Setelah lebih dari satu tahun menunggu, Provinsi Papua akhirnya mendapatkan kejelasan mengenai pemimpin barunya. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut 02, Matius D. Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo), kini siap memimpin setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan yang diajukan oleh pasangan calon nomor urut 01.

Putusan itu secara resmi mengakhiri perjalanan panjang Pilkada Papua, sekaligus menguatkan kemenangan Mari-Yo yang sebelumnya telah dinyatakan unggul berdasarkan hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua.

Pasangan dengan akronim Mariyo ini sukses memenangkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilgub Papua dengan perolehan 259.817 suara, atau sekitar 50,4 persen.

“Kami semua bersyukur bahwa kemenangan demokrasi di Papua yang sudah ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Seluruh proses yang berjalan, mulai dari pemungutan suara pada 27 November lalu hingga putusan MK hari ini, dapat terlaksana dengan damai dan aman,” kata Matius Fakhiri, Rabu (17/9/2025).

​Menurutnya, putusan ini adalah yang terbaik bagi masa depan Papua.

“Saya beserta semua pendukung pasangan calon 02 bersyukur karena inilah yang terbaik untuk kepemimpinan Papua dalam lima tahun ke depan,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Gubernur Tinjau Sekolah Rakyat dan Dapur MBG di Sarmi

15 Mei 2026 - 15:43 WIB

Gubernur Serahkan Hibah Starlink dan Panel Surya untuk Perkuat Layanan Digital di Sarmi

15 Mei 2026 - 09:24 WIB

Pemprov Papua Dorong Penguatan Ekonomi Sarmi Melalui Tiga Sektor Jayapura, Euforia.id | Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sarmi bersama seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Papua, Kamis (14/5/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Fakhiri meninjau langsung prospek program cetak sawah di Kampung Tetom Jaya, pengelolaan kopra di Kampung Anus, Kawasan Industri PHICO, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Hendrik Fintay, hingga Kelompok Tani Kopra Mandiri di Kampung Holmafen. Fakhiri menyampaikan apresiasi atas perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Sarmi yang dinilai mulai menunjukkan pertumbuhan positif. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan terus mendorong penguatan ekonomi berbasis kampung melalui sektor pertanian, perkebunan, dan kelautan. “Sepanjang perjalanan dari batas Kabupaten Jayapura sampai Kabupaten Sarmi, saya melihat perubahan yang sangat signifikan terhadap aktivitas masyarakat. Saya berterima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati. Semua ekonomi masyarakat di kampung harus tumbuh,” katanya. Ia meminta masyarakat terus mengembangkan potensi lokal seperti tanaman pangan dan perkebunan kelapa. Menurutnya, produksi kopra dan minyak kelapa yang selama ini menjadi identitas masyarakat Sarmi tidak boleh berhenti meskipun sempat mengalami penurunan akibat kondisi fiskal nasional beberapa tahun terakhir. “Kegiatan membuat kopra dan minyak kelapa jangan berhenti. Mudah-mudahan mulai bulan Juni kita tingkatkan lagi supaya aktivitas ekonomi masyarakat kembali tumbuh,” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Papua juga menyerahkan 3.000 bibit kelapa untuk ditanam masyarakat. Gubernur berharap Sarmi dapat berkembang menjadi pusat ekonomi berbasis perkebunan kelapa yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat kampung. Selain sektor perkebunan, Fakhiri menilai potensi perikanan dan kelautan di wilayah pesisir Sarmi sangat besar. Ia menyebut bentangan pesisir dari Demta hingga perbatasan Mamberamo memiliki potensi udang dan ikan yang melimpah. “Kalau ini dikelola baik, masyarakat Sarmi harus bisa hidup dari laut. Pemerintah akan dorong pembangunan kampung nelayan lengkap dengan pabrik es, cold storage, dermaga, koperasi, hingga bengkel perahu,” ujarnya. Ia menambahkan pembangunan kampung nelayan tersebut akan didukung pemerintah pusat melalui program Presiden Prabowo Subianto serta kolaborasi dengan pihak swasta. Gubernur juga menekankan pentingnya pendidikan bagi generasi muda Papua. Ia meminta masyarakat terus menyekolahkan anak-anak mereka agar kelak kembali membangun Kabupaten Sarmi. “Sekolahkan anak-anak dengan baik, jaga pendidikan dan imannya supaya nanti menjadi sarjana dan kembali membangun Sarmi,” katanya.

14 Mei 2026 - 21:12 WIB

Persipura Jadi Salah Satu Klub yang Berstatus Granted

14 Mei 2026 - 11:13 WIB

Trending di News