Jayapura, Euforia.id | Program Luas Tambah Tanam (LTT) merupakan strategi penting untuk meningkatkan produksi padi nasional. Di Kota Jayapura, Provinsi Papua, program ini mendapat dukungan penuh, terutama di Kampung Koya Barat, Koya Timur, dan Koya Koso, Distrik Muara Tami.
Bantuan pompanisasi juga turut mendukung perluasan areal tanam. Balai Riset dan Mekanisasi Pertanian (BRMP) Papua secara aktif mendampingi kelompok tani di Koya Timur.
Salah satu kelompok, yaitu Kelompok Tani Maju Makmur, yang diketuai oleh Warkiman Nawawi, telah berhasil menanam 8 hektare dari target 15 hektare.
Varietas yang ditanam antara lain Ciliwung, Trisakti, dan Mapan, dengan menggunakan sistem tanam pindah (Tapin) yang masih menjadi metode favorit petani.
Program LTT ini berhasil memperluas areal tanam padi seluas 5 hektare di Kelurahan Koya Timur dan Kelurahan Koya Koso, Distrik Muara Tami.
Meskipun demikian, petani menghadapi kendala utama, yaitu minimnya alat pengolah lahan atau hand traktor.
Saat ini, mereka hanya mengandalkan satu unit hand traktor dengan sistem sewa.
Dengan adanya program LTT, diharapkan pemerintah dapat memberikan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani atau gabungan kelompok tani (gapoktan).
Bantuan ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat proses pengolahan lahan dan penanaman, sehingga target produksi padi dapat tercapai lebih optimal.