Jayapura, Euforia.id | Manajemen Persipura Jayapura siap melakukan evaluasi total komposisi tim menyusul berakhirnya perjalanan mereka di kompetisi musim 2025/2026.
Meski menunjukkan performa kompetitif dengan perolehan poin yang sama dengan pemuncak klasemen Grup Timur, PSS Sleman, tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut harus menerima kenyataan tetap bertahan di kasta kedua musim depan setelah kalah tipis 0-1 dari Adhyaksa FC di babak play-off.
Manajer Persipura, Owen Rahadiyan, menegaskan bahwa langkah pembenahan sistem menjadi prioritas utama karena proses membangun tim yang solid tidak bisa dilakukan secara instan.
Ia menjelaskan bahwa seluruh skuad telah dibubarkan per 11 Mei 2026 untuk masa istirahat, namun manajemen akan bergerak cepat agar kerangka tim baru sudah rampung pada awal Juni mendatang.
“Terkait tim, saya akan melakukan evaluasi total, baik untuk pemain maupun ofisial termasuk pelatih. Memang tidak ada yang instan, saya pun baru bergabung dan kita butuh waktu untuk membenahi sistem,” ujar Owen dalam pernyataannya.
Mengenai kursi pelatih kepala, manajemen memberikan sinyal kuat untuk mempertahankan pelatih sebelumnya, Rahmad Darmawan.
Pertimbangan itu didasarkan pada rapor statistik yang cukup impresif sepanjang musim, di mana pelatih yang akrab disapa RD tersebut berhasil mencatatkan persentase kemenangan sebesar 70 persen dari total 24 pertandingan yang dilakoni.
Meskipun gagal memenuhi target promosi, Owen tetap optimistis terhadap masa depan klub dan meminta dukungan dari seluruh elemen pecinta Persipura.
Ia menganalogikan tantangan yang dihadapi klub saat ini seperti pohon tinggi yang diterpa angin kencang, yang membutuhkan akar solid agar tetap teguh.
“Persipura akan bangkit dan kembali berjuang untuk musim depan,” tegasnya.














