Menu

Mode Gelap

Nasional

Efisiensi Anggaran, Sebagian Cabor PON XXII akan Digeser ke Jakarta

badge-check


					Ilustrasi Perbesar

Ilustrasi

Euforia.id | Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dipastikan menjadi tuan rumah bersama penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028, namun dengan catatan efisiensi yang ketat.

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, bersama Gubernur NTB telah menghadap Presiden Prabowo Subianto. Dalam pertemuan tersebut, Presiden memberikan arahan agar pesta olahraga ini dijalankan secara efektif dan tanpa pemborosan anggaran.

​Guna menekan biaya pembangunan infrastruktur, kedua provinsi sepakat untuk tidak membangun gedung olahraga baru yang memakan biaya besar.

Sebagai gantinya, Laka Lena mengungkapkan bahwa beberapa pertandingan akan digeser ke luar wilayah.

“Untuk cabang olahraga yang membutuhkan biaya besar, pelaksanaannya akan dilakukan di Jakarta,” tuturnya.

Langkah strategis ini diambil agar fasilitas yang sudah tersedia di ibu kota bisa dimanfaatkan secara maksimal.

​Di sisi lain, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap fokus menyelenggarakan 22 cabang olahraga yang menjadi unggulan daerah.

Ia menekankan bahwa pemilihan cabor tersebut didasarkan pada potensi atlet lokal dalam mendulang prestasi di rumah sendiri.

Menurutnya, kesuksesan PON kali ini harus mencakup banyak aspek, mulai dari kelancaran kompetisi hingga dampak positif bagi ekonomi masyarakat setempat.

Baca Lainnya

Lampung Resmi Jadi Tuan Rumah HPN dan Porwanas 2027

8 Februari 2026 - 12:22 WIB

Menkomdigi: Kepercayaan Publik Terhadap Pers Harus Melampaui Algoritma

8 Februari 2026 - 10:59 WIB

HPN 2026: PWI Hijaukan Banten dan Bagi Ribuan Sembako

8 Februari 2026 - 10:12 WIB

Timnas Futsal Indonesia Torehkan Sejarah di Piala Asia

6 Februari 2026 - 02:25 WIB

Trending di Nasional