Jayapura, Euforia.id | Dalam arahannya pada apel perdana tahun 2026, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua, Senin (5/1).
ASN dan pejabat diminta tidak hanya fokus pada pekerjaan administratif, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat.
“ASN dan pejabat harus turun bersama-sama melayani masyarakat kecil. Pelayanan kita harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang kita layani,” tegas Gubernur.
Ia menambahkan, peningkatan kesejahteraan ASN ke depan harus diimbangi dengan keberpihakan nyata kepada rakyat, termasuk mendukung perputaran ekonomi masyarakat kecil.
“Kalau ASN belanja di mama-mama yang berjualan, itu ikut menggerakkan ekonomi rakyat kecil. Hal-hal sederhana seperti ini punya dampak besar,” ujarnya.
Selain perihal pelayanan publik, Gubernur juga menyampaikan komitmen kemanusiaan Pemerintah Provinsi Papua dalam penanganan musibah dan bencana.
Pemprov Papua telah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp500 juta untuk membantu pencarian dan meringankan beban keluarga korban kecelakaan laut di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Selain itu, bantuan senilai Rp500 juta juga disalurkan untuk korban bencana alam di sejumlah wilayah di Sumatera, sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.
“Apa yang kami miliki, itu yang kami bantu. Mudah-mudahan dapat meringankan duka saudara-saudara kita dan memberi kekuatan untuk bangkit kembali,” ujar Gubernur.
Menutup arahannya, Gubernur berharap visi dan misi Pemerintah Provinsi Papua dapat diterjemahkan secara konkret oleh seluruh asisten dan kepala OPD, sehingga Papua mampu terus berlari mengejar kemajuan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Tahun 2026 ini harus lebih baik dari tahun 2025. Kita jaga prestasi, kita perbaiki kekurangan, dan kita layani masyarakat dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya.








