Jayapura, Euforia.id | Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, melakukan pertemuan dengan Wakil Kepala II Badan Pengaturan BUMN, Tedi Bharata, di Jakarta, Jumat (27/2/2026).
Pertemuan tersebut membahas perluasan akses listrik di wilayah terpencil, program mudik gratis menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, serta penguatan pelabuhan dan bandara guna mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di Papua.
Dalam pertemuan itu, Fakhiri menekankan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua dan BUMN untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di daerah-daerah yang selama ini masih mengalami keterbatasan infrastruktur dasar.
“Kami ingin memastikan masyarakat di wilayah terpencil juga merasakan akses listrik yang memadai. Ini bukan hanya soal penerangan, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup,” ujar Fakhiri usai pertemuan.
Selain akses listrik, pembahasan juga mencakup rencana pelaksanaan program mudik gratis bagi masyarakat Papua yang ingin merayakan Idul Fitri 2026 bersama keluarga.
Program ini diharapkan dapat meringankan beban biaya transportasi sekaligus mempererat tali silaturahmi.
Fakhiri menyampaikan, dukungan BUMN sangat penting dan strategis dalam merealisasikan program tersebut, terutama melalui optimalisasi armada transportasi udara dan laut.
Penguatan infrastruktur pelabuhan dan bandara juga menjadi fokus pembahasan. Pemerintah Provinsi Papua menilai konektivitas antarwilayah merupakan kunci untuk menekan disparitas harga barang serta memperlancar arus distribusi logistik.
Dengan kondisi geografis Papua yang menantang, peningkatan kapasitas pelabuhan dan bandara dinilai akan berdampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Infrastruktur yang lebih baik diharapkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi komoditas unggulan Papua.
Fakhiri berharap langkah kolaboratif ini segera ditindaklanjuti dengan rencana aksi konkret agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami ingin pembangunan di Papua berjalan merata. Sinergi dengan BUMN menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan hal tersebut,” katanya.
Sementara itu, Tedi Bharata menyatakan komitmennya untuk mendukung upaya Pemerintah Provinsi Papua dalam memperluas akses layanan dasar dan memperkuat konektivitas.
Menurutnya, peran BUMN tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga mendukung agenda pembangunan nasional.
Langkah sinergis antara pemerintah daerah dan BUMN ini diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Papua, khususnya di wilayah-wilayah terpencil yang selama ini masih terbatas akses infrastrukturnya.










