Euforia.id | Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pers di tengah gempuran arus informasi digital.
Dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN), ia menegaskan bahwa kredibilitas jurnalistik tidak boleh tergerus oleh dominasi algoritma media sosial.
Meutya menyampaikan bahwa tantangan terbesar media saat ini adalah mempertahankan kualitas karya jurnalistik agar tetap menjadi rujukan utama masyarakat.
Menurutnya, meskipun algoritma seringkali menentukan apa yang dilihat audiens, nilai kebenaran dan etika yang diusung pers tetap menjadi pembeda utama dengan informasi yang beredar tanpa verifikasi.
”Kepercayaan publik adalah aset terbesar pers. Jangan sampai kepercayaan itu kalah atau ditundukkan oleh algoritma,” ujar Meutya dikutip dari siaran pers Kementerian Komdigi.
Lebih lanjut, Menkomdigi mengajak seluruh insan pers untuk terus melakukan inovasi tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalistik.
Ia menilai bahwa pers yang sehat dan kredibel merupakan pilar penting dalam menjaga demokrasi dan memberikan literasi yang tepat bagi masyarakat di tengah maraknya hoaks.
Pemerintah melalui Kemkomdigi juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung ekosistem media yang berkelanjutan, termasuk melalui implementasi regulasi yang mendukung jurnalisme berkualitas di Indonesia.












