Jayapura, Euforia.id | Tim kebanggaan Papua, Persipura Jayapura, secara resmi meluncurkan skuad barunya dalam acara yang digelar di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (23/8/2025).
Peluncuran ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali semangat tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut, setelah beberapa tahun terakhir mengalami pasang surut prestasi.
Ketua Umum Persipura, Benhur Tomi Mano, menyampaikan permohonan maaf atas perubahan lokasi acara yang semula direncanakan untuk publik.
“Kami mohon maaf atas perubahan ini. Sebenarnya kami ingin mengundang seluruh masyarakat, namun karena kondisi yang tidak memungkinkan, acara dialihkan ke sini,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Tomi Mano tidak menampik berbagai kritik dan kekecewaan yang disampaikan di media sosial, namun ia juga menekankan adanya dukungan dan doa yang tak pernah surut dari para penggemar.
“Kami tidak menutup mata atas suara-suara di media sosial. Ada kritik, ancaman, dan kekecewaan, tapi ada pula doa, semangat, dan dukungan yang terus menyala,” katanya.
Tomi Mano juga secara khusus memberikan apresiasi kepada Rudy Maswi, yang ia sebut sebagai “orang Samaria yang baik hati,” atas dedikasi dan dukungan finansialnya yang telah menjaga tim ini tetap hidup.
Ia juga menyebut nama Owen Rahadian yang turut membawa visi jangka panjang, termasuk pembinaan usia dini, untuk memastikan masa depan Persipura.
“Persipura adalah rumah kita bersama, rumah kebanggaan orang Papua. Sampai hari ini Persipura masih hidup berkat upaya keras dan dukungan finansial dari Rudy Maswi. Ia adalah simbol persaudaraan dan kebanggaan yang menyatukan kita,” tegasnya.
Perpaduan Legenda dan Darah Muda
Dalam peluncuran ini, Persipura memperkenalkan skuad yang memadukan pemain-pemain senior berpengalaman dengan talenta-talenta muda. Beberapa nama ikonik yang kembali memperkuat tim antara lain Boaz Solossa, sang legenda yang dijuluki ‘cahaya Persipura.
Yustinus Pae, kapten senior yang dikenal dengan ketegarannya. Ramai Rumakiek, darah muda yang digambarkan “secepat angin di Teluk Humboldt.” Yohanes dan Marckho, yang kembali “ke rumah” setelah mendapatkan pengalaman berharga di klub lain.
Musim ini, manajemen Persipura memiliki target yang jelas.
“Target kami adalah mengembalikan marwah Persipura yang disegani di dunia sepak bola nasional. Peluncuran ini adalah semangat baru untuk mengarungi kompetisi, dengan harapan besar yang ada di pundak para pemain dari ribuan masyarakat Papua,” pungkasnya.