Jayapura, Euforia.id | Persipura Jayapura terus bergerak cepat memperkuat komposisi skuadnya di tengah persaingan sengit Pegadaian Championship. Terbaru, tim kebanggaan masyarakat Papua ini telah mendaratkan talenta muda berbakat, Alexandro Kamuru.
Kehadiran eks pemain Timnas Indonesia U-16 dan U-19 ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelatih Rahmad Darmawan akan sosok pemain muda berkualitas yang bisa mengisi pos lini pertahanan sekaligus memenuhi kuota pemain regulasi.
Perekrutan Alexandro Kamuru bukan tanpa alasan. Pemain yang dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan umpan silang akurat dari sisi kiri ini dinilai sangat cocok dengan skema permainan “Mutiara Hitam” yang mengandalkan agresivitas sayap.
Kepulangan Alex ke tanah Papua disambut hangat oleh para pendukung yang berharap ia bisa mengikuti jejak para seniornya untuk membawa Persipura kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan, sebelumnya memang telah menekankan urgensi penambahan pemain baru, terutama pemain yang masuk dalam kategori regulasi usia untuk memberikan fleksibilitas taktik.
RD melihat kedalaman skuad di beberapa posisi saat ini masih cukup riskan, sehingga kehadiran pemain dengan jam terbang internasional di level kelompok umur seperti Alexandro menjadi tambahan amunisi yang sangat berharga.
”Jujur saya harus katakan bahwa kita membutuhkan beberapa tambahan pemain, salah satunya pasti saya butuh pemain regulasi. Tentu mengantisipasi pemain-pemain yang ada saat ini stoknya terbatas. Kita butuh pemain yang memang sudah punya jam terbang atau kualitas yang mumpuni untuk langsung nyetel dengan tim,” ungkap Rahmad Darmawan.
Bergabungnya Alexandro Kamuru akan menambah persaingan di sektor bek sayap Persipura menjadi semakin kompetitif.
Dengan kemampuan permutasi posisi yang sering ditekankan oleh Coach RD, fleksibilitas Alex diharapkan bisa mencairkan aliran permainan tim yang selama ini dianggap masih sering mengalami miskomunikasi dalam transisi bertahan ke menyerang.
Ia menambahkan, meski timnya menunjukkan grafik permainan yang dinamis, ia menilai masih ada celah di dalam skuad Mutiara Hitam yang harus segera ditambal demi menjaga kedalaman tim, terutama untuk mengantisipasi absensi pemain kunci.
“Mengenai yang asing, ya kita akan terus diskusi nanti dengan semua staf pelatih dan manajemen untuk membuat langkah seperti apa ke depannya. Apakah tetap menggunakan skuad kita ini atau kita mengganti, nanti kita akan tunggu saja,” tutupnya.











