Euforia.id | Persipura Jayapura akhirnya mengambil alih pimpinan klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026, usai memetik tiga poin di kandang Persiku Kudus, Stadion Wergu Wetan, Jumat (30/1/2026).
Tambahan poin sempurna dari kemenangan 1-2 itu menggenapkan perolehan poin Persipura menjadi 37 poin. Hasil tersebut sekaligus memutus catatan panjang kegagalan Persipura untuk berada di posisi teratas klasemen dalam dua tahun terakhir.
Berdasarkan data pertandingan dan klasemen kompetisi kasta kedua selama dua musim, menunjukkan bahwa posisi puncak ini menjadi yang pertama bagi Persipura dalam kurun waktu 2 tahun 3 bulan.
Terakhir kali klub asal Jayapura ini menduduki peringkat pertama terjadi pada fase awal kompetisi Liga 2 musim 2022/2023. Saat itu, mereka sempat memimpin Grup Timur selama empat pekan berturut-turut.
Namun, dominasi tersebut terhenti karena faktor eksternal. Kompetisi musim 2022/2023 dibubarkan menyusul tragedi di Stadion Kanjuruhan saat liga baru berjalan enam pertandingan. Sejak saat itu, Persipura kesulitan menemukan konsistensi untuk kembali ke urutan teratas.
Pada dua edisi kompetisi berikutnya, performa Persipura cenderung stagnan di papan tengah. Di musim 2023/2024, posisi terbaik yang bisa dicapai hanya peringkat ke-2 pada pekan ke-4.
Sementara pada musim 2024/2025, klub pemegang empat gelar kasta tertinggi Indonesia ini sama sekali tidak pernah menyentuh posisi satu atau dua besar klasemen hingga liga berakhir.
Rekam Jejak di Zona Merah
Keberhasilan memuncaki klasemen musim ini menjadi titik balik bagi Persipura jika dibandingkan dengan rapor merah mereka pada periode sebelumnya.
Pada dua kompetisi Liga 2 musim 2023/2024 dan 2024/2025, Persipura justru sempat berada dalam situasi kritis yang mengancam eksistensi mereka di sepak bola profesional.
Alih-alih bersaing memperebutkan tiket promosi, tim kebanggaan masyarakat Papua ini justru harus berjuang ekstra keras di babak play-off degradasi pada dua musim tersebut.
Kegagalan bersaing di babak reguler memaksa mereka menentukan nasib hingga laga-laga terakhir hanya untuk memastikan tidak terlempar ke kasta ketiga (Liga 3).
Situasi sulit yang dialami selama dua tahun berturut-turut tersebut kini mulai terbayar dengan kembalinya konsistensi mereka di papan atas.
Dinamika Grup Timur
Keberhasilan Persipura pekan ini membuat peta persaingan di Grup Timur semakin ketat. Saat ini, mereka unggul satu poin atas Barito Putera (36 poin) dan dua poin atas PSS Sleman (35 poin).
Posisi Persipura di puncak klasemen masih bergantung pada hasil pertandingan antara PSS Sleman menghadapi Barito Putera di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (31/1/2026) besok.
Terdapat dua kemungkinan yang akan dihadapi Persipura: jika laga PSS vs Barito berakhir imbang, Persipura dipastikan tetap berada di peringkat pertama karena perolehan poin pesaingnya tidak akan melampaui 37 poin.
Kedua, jika salah satu tim memenangkan pertandingan di Maguwoharjo, pemenang laga tersebut akan mengoleksi 38 atau 39 poin dan otomatis menggeser Persipura ke posisi kedua.
Meski ada potensi turun peringkat, kemenangan atas Persiku Kudus memberikan jaminan posisi aman bagi Persipura. Mereka dipastikan tetap berada di zona promosi (dua besar) untuk melaju ke fase berikutnya.
Keuntungan Regulasi Putaran Ketiga
Pencapaian di puncak klasemen saat ini memberikan dampak strategis bagi Persipura dalam menatap putaran ketiga.
Berdasarkan regulasi Pegadaian Championship musim ini, komposisi jadwal pertandingan pada putaran ketiga ditentukan melalui peringkat akhir di babak sebelumnya.
Persipura, yang kini mengamankan posisi papan atas, berpeluang besar masuk dalam kelompok peringkat 1-5. Keuntungannya, tim yang finis di lima besar akan mendapatkan jatah lima laga kandang dan empat laga tandang dari total sembilan pertandingan tersisa.
Sebaliknya, tim yang mengakhiri babak ini di peringkat 6-10 harus menjalani jadwal yang lebih berat dengan rincian empat laga kandang dan lima laga tandang.
Keunggulan jumlah laga kandang di Stadion Mandala Jayapura pada putaran ketiga nanti menjadi modal krusial. Dukungan penuh suporter di kandang sendiri diharapkan mampu mempermudah langkah Persipura untuk terus mengumpulkan poin maksimal.
Dengan sisa pertandingan yang ada, Persipura memiliki peluang besar untuk menjaga momentum ini guna mengamankan tiket kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan.














