Jayapura, Euforia.id | Persipura Jayapura bersiap menghadapi tantangan berat pada awal putaran ketiga kompetisi. Tim Mutiara Hitam dijadwalkan langsung bertemu dengan tiga tim papan atas yang memiliki motivasi tinggi untuk lolos ke fase berikutnya, yakni Barito, Sleman (laga tandang), dan Tornado yang tengah dalam tren positif.
Pelatih Persipura, Rahmad Darmawan menegaskan status timnya yang memuncaki klasemen di putaran kedua bukanlah jaminan. Sebaliknya, hal tersebut menjadikan Persipura sebagai tim yang paling ingin dikalahkan oleh kontestan lain.
”Saya sudah sampaikan kepada anak-anak, kita bukan tim superior. Justru tantangannya besar karena sekarang semua tim memiliki motivasi ekstra untuk menundukkan kita,” ujar Rahmad Darmawan.
Strategi untuk menjaga performa tim dilakukan dengan manajemen libur yang ketat. Skuad hanya diberikan waktu istirahat selama tiga hari guna menjaga bioritme dan periodisasi latihan agar tidak kendur di tengah kompetisi yang intens.
Salah satu kendala utama yang dihadapi Persipura saat ini adalah sulitnya mencari lawan uji coba lokal yang berkualitas.
Dengan adanya jeda panjang sekitar 27 hari menjelang Idul Fitri (dari tanggal 2 hingga 28), tim pelatih mempertimbangkan untuk memboyong skuad melakukan Training Center (TC) di Pulau Jawa.
”Kami sedang mempertimbangkan TC di Jawa agar bisa mendapatkan lawan uji coba yang sepadan. Di Papua, mencari lawan yang seimbang untuk menjaga intensitas bertanding sangat sulit,” sebutnya.
Persipura dijadwalkan akan bertolak ke Sorong pada tanggal 7 untuk melakoni laga uji coba pada tanggal 8, sebagai bagian dari persiapan akhir sebelum kembali fokus ke liga minggu depan.














