Jakarta, Euforia.id | Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat/IOH) mencatat lonjakan trafik data nasional yang signifikan sebesar 20 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Pertumbuhan double-digit ini dipicu oleh tingginya konsumsi digital masyarakat pada aplikasi populer seperti TikTok, WhatsApp, dan Instagram, terutama di wilayah destinasi wisata dan pusat ekonomi baru di seluruh Indonesia.
Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Indosat mengoptimalkan jaringan melalui Digital Intelligence Operations Center (DIOC) yang berbasis kecerdasan artifisial (AI).
Teknologi ini memungkinkan pemantauan performa secara aktual dan penyesuaian kapasitas secara otomatis di lokasi-lokasi padat trafik.
Director and Chief Technology Officer Indosat, Desmond Cheung, menegaskan bahwa pemanfaatan AI memastikan pelanggan tetap mendapatkan pengalaman digital yang lancar, termasuk untuk layanan video streaming dan gaming tanpa gangguan.
“Kesiapan infrastruktur Indosat saat ini didukung oleh lebih dari 208.000 BTS 4G dan perluasan BTS 5G yang telah mencapai 1.404 titik di berbagai wilayah strategis,” katanya.
Peningkatan kapasitas ini difokuskan pada titik-titik dengan lonjakan trafik tertinggi, mulai dari area Jabodetabek, Jawa, Bali, hingga wilayah Kalimantan dan Sulawesi, guna menjamin konektivitas yang andal bagi pengguna IM3, Tri, dan HiFi.
Di sisi lain, Indosat juga tetap memprioritaskan pemulihan konektivitas di wilayah pascabencana, khususnya di Provinsi Aceh yang kini tingkat pemulihannya telah mencapai 97,5 persen.
Melalui koordinasi intensif dengan pemerintah dan penempatan tim siaga di lokasi pengungsian serta fasilitas publik, Indosat memastikan layanan telekomunikasi tetap terjaga sebagai elemen krusial dalam mendukung aktivitas masyarakat dan koordinasi pemulihan di lapangan.








