Jayapura, Euforia.id | Wakil Gubernur Papua, Aryoko A.F Rumaropen, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) X Gerakan Pramuka Papua yang digelar selama dua hari di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Kotaraja, Kota Jayapura, Kamis (26/3/2026).
Dalam sambutannya, Wagub Rumaropen menegaskan, Musda merupakan forum strategis bagi keberlanjutan organisasi sekaligus momentum penting dalam menentukan arah kebijakan kepramukaan di Papua ke depan.
“Musyawarah Daerah ini merupakan forum tertinggi dalam organisasi Gerakan Pramuka di tingkat daerah yang memiliki peran sangat penting dan strategis,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Musda tidak hanya menjadi sarana evaluasi program kerja, tetapi juga momentum regenerasi kepemimpinan melalui pemilihan Ketua dan pengurus Kwartir Daerah untuk masa bakti 2025–2030.
“Musyawarah Daerah ini juga memiliki makna penting dalam proses regenerasi kepemimpinan karena para pengurus dari Kwartir Cabang dan Kwartir Daerah akan melaksanakan pemilihan Ketua dan Pengurus Kwartir Daerah Papua yang baru,” jelasnya.
Rumaropen menekankan pentingnya dinamika organisasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman agar tetap relevan dalam pembinaan generasi muda.
“Momentum ini menjadi untuk merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan agar semakin relevan dengan dinamika perkembangan zaman,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti peran strategis Gerakan Pramuka dalam membentuk karakter generasi muda Papua yang unggul dan berdaya saing.
“Gerakan Pramuka juga memiliki peran penting dalam pembangunan karakter generasi muda. Di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi yang begitu pesat, kita membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tegasnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai kepramukaan seperti disiplin, gotong royong, dan cinta tanah air harus terus ditanamkan dalam setiap kegiatan.
“Nilai-nilai tersebut sejatinya telah tertanam kuat dalam pendidikan kepramukaan, seperti disiplin, gotong royong, cinta tanah air serta semangat pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara Gerakan Pramuka dengan pemerintah daerah dan dunia pendidikan guna menghasilkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Saya juga menekankan pentingnya sinergi antara Gerakan Pramuka dengan pemerintah daerah, dunia pendidikan serta seluruh pemangku kepentingan lainnya,” katanya.
Menurutnya, kolaborasi yang baik akan melahirkan program-program inovatif yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua.
“Kolaborasi yang baik akan melahirkan program-program yang inovatif dan berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua,”.
“Saya percaya, dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, Gerakan Pramuka Papua akan terus berkembang dan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, berdaya saing, serta siap menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya.










