Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Ekonomi

Sambut Lebaran, Pemprov Papua Gelar Pasar Murah

badge-check

Pemprov Papua menggelar pasar murah jelang lebaran - dok Pemprov Papua Perbesar

Pemprov Papua menggelar pasar murah jelang lebaran - dok Pemprov Papua

Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau menjelang lebaran atau hari raya Idul Fitri.

Barang yang dijual mendapat subsidi pemerintah, sehingga lebih murah 15 persen dari harga pasar.

“Kami ingin masyarakat merasakan manfaatnya. Harga bahan pokok di pasar murah ini lebih rendah karena ada subsidi,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Papua, Hartati Iwanggin, Rabu (19/3/2025).

Pasar murah menyediakan berbagai kebutuhan pokok, termasuk beras, gula, telur, minyak goreng, daging sapi, dan ayam.

Pemprov Papua juga bekerja sama dengan distributor untuk menghadirkan produk Lebaran seperti minuman kaleng dan kue.

“Ini bagian dari pengendalian harga menjelang Lebaran. Kami pastikan stok aman, jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” ujarnya.

Setelah Masjid Raya Baiturrahim, program pasar murah akan hadir di Waena dan puncaknya di PTC Entrop.

Pemerintah berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan Lebaran dengan harga lebih terjangkau.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejuaraan Taekwondo Papua Open Diikuti 928 Atlet

21 Okt 2026 - 18:44 WIB

Kejuaraan Taekwondo Papua Open Diikuti 928 Atlet

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

21 Okt 2026 - 10:38 WIB

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

20 Okt 2026 - 17:55 WIB

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

20 Okt 2026 - 17:51 WIB

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus
Trending di News