Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Papua Jadi Magnet KKN Mahasiswa UGM, Kerja Sama Pendidikan dan Riset Diperluas

badge-check

Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Arie Sujito bersama Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri / Istimewa Perbesar

Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Arie Sujito bersama Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri / Istimewa

Jayapura, Euforia.id | Universitas Gadjah Mada (UGM) menyebut Tanah Papua menjadi magnet bagi para mahasiswa untuk menjalani program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dan pengabdian masyarakat.

Hal itu disampaikan Wakil Rektor UGM Bidang Kemahasiswaan, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Alumni, Arie Sujito, saat penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Papua dan UGM di Yogyakarta, Jumat (8/5/2026).

Menurut Arie, Papua memberikan pengalaman sosial dan pembelajaran yang kuat bagi mahasiswa karena memiliki kekayaan budaya, keindahan alam, sekaligus tantangan pembangunan yang kompleks.

“Mahasiswa kami banyak yang ingin mengabdi di Papua. Mereka belajar tentang kehidupan sosial, keberagaman, dan semangat membangun masyarakat,” katanya.

Ia menegaskan, UGM memiliki komitmen untuk terus mendukung pembangunan Papua melalui pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga pembinaan mahasiswa asal Papua.

“Kami mencintai Papua. UGM memiliki tanggung jawab kebangsaan untuk membangun jejaring kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Papua,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) Papua.

Menurut dia, Papua membutuhkan generasi unggul yang mampu bersaing dan kembali membangun daerahnya, terutama di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Papua membutuhkan sumber daya manusia yang unggul. Karena itu kami berharap kerja sama dengan UGM dapat membantu menghadirkan pendidikan berkualitas, termasuk penguatan bidang kesehatan dan kedokteran spesialis,” kata Fakhiri.

Ia menjelaskan, Pemerintah Provinsi Papua saat ini mendorong pengembangan tenaga kesehatan, riset, pertanian, dan pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.

Matius juga mengapresiasi UGM yang selama ini menerima dan membina mahasiswa asal Papua di Yogyakarta.

“Kami menitipkan anak-anak Papua yang belajar di Yogyakarta. Kami berharap mereka kembali menjadi teladan dan motor pembangunan di Papua,” katanya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

21 Okt 2026 - 10:38 WIB

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

20 Okt 2026 - 17:55 WIB

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

20 Okt 2026 - 17:51 WIB

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena

19 Okt 2026 - 15:13 WIB

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena
Trending di Jayapura