Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi Papua mendorong percepatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia.
Konektivitas darat menjadi kebutuhan mendesak untuk membuka keterisolasian wilayah, memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat, sekaligus menekan biaya logistik yang selama ini masih tinggi.
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyampaikan bahwa akses jalan yang memadai akan memudahkan masyarakat di kampung-kampung mengangkut hasil pertanian, perkebunan, perikanan, maupun komoditas lokal lainnya menuju pusat-pusat perdagangan.
Selain meningkatkan aktivitas ekonomi, pembangunan jaringan jalan juga diyakini akan berdampak pada penurunan harga kebutuhan pokok, khususnya di wilayah pegunungan yang menghadapi tingginya biaya distribusi.
”Kami ingin masyarakat yang berada di kampung dapat membawa hasil kebunnya keluar dengan biaya yang lebih murah. Begitu juga hasil tangkapan nelayan dan komoditas lainnya bisa dipasarkan dengan lebih mudah sehingga mampu meningkatkan ekonomi keluarga. Jika akses darat semakin baik, harga bahan pokok di daerah pegunungan juga dapat ditekan karena distribusi logistik menjadi lebih lancar,” kata Gubernur Fakhiri.
Visi besar Pemprov Papua adalah membangun koridor transportasi yang saling terhubung dari Jayapura menuju Biak, Serui, Waropen, Nabire hingga Sarmi. Rencana ini mencakup penguatan hubungan transportasi antara Biak dengan Supiori, Serui menuju Waropen hingga tersambung ke Nabire.
Dari Serui menuju Yapen Utara atau Yapen Barat, pemprov mengharapkan dukungan Kementerian Perhubungan agar tersedia layanan penyeberangan menuju Biak. Dalam jangka panjang, pembangunan jalan diharapkan diteruskan menuju Mamberamo Raya hingga terhubung dengan Kabupaten Sarmi.
Gubernur mengakui pembangunan jalan menuju wilayah pegunungan telah mengalami kemajuan, namun proses penyelesaiannya masih menghadapi tantangan keamanan di sejumlah daerah.
Oleh karena itu, Pemprov Papua mengusulkan agar pembangunan jalur utara dipercepat sebagai alternatif yang lebih memungkinkan untuk segera diwujudkan, guna memperkuat konektivitas dengan sistem transportasi laut yang sedang dipersiapkan.
Dalam audiensi di Jakarta (07/06), Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PU atas dukungan yang selama ini diberikan dalam pembangunan jalan, jembatan, sistem penyediaan air bersih, jaringan irigasi, hingga sarana prasarana perumahan.
Pemprov Papua berkomitmen mendukung program prioritas nasional atau Asta Cita Presiden, khususnya dalam peningkatan konektivitas sebagai penggerak kemandirian dan pertumbuhan ekonomi daerah.
















Komentar ditutup.