Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Gubernur Usulkan ASN Pemprov Dialihkan ke Kementerian Imigrasi

badge-check

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri saat bertemu Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, di Jakarta / Istimewa Perbesar

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri saat bertemu Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, di Jakarta / Istimewa

Jayapura, Euforia.id | Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengusulkan kolaborasi strategis dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, salah satunya melalui pengalihan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Provinsi Papua ke lingkungan Kementerian Imigrasi.

Usulan tersebut disampaikan saat bertemu Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, di Jakarta, Kamis (9/7/2026).

Menurut Gubernur, langkah tersebut menjadi solusi untuk mengoptimalkan sumber daya aparatur di Papua sekaligus memperkuat pelayanan keimigrasian di wilayah timur Indonesia.

“Tentunya hari ini kami berterima kasih bisa sampai ke Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Salah satu yang kami sampaikan adalah tingginya jumlah pegawai di Provinsi Papua. Kami mendorong agar ASN kita bisa digeser menjadi ASN Kementerian Imigrasi,” kata Gubernur.

Selain persoalan ASN, Gubernur juga mendorong sinergi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pengembangan perdagangan lintas batas dengan negara-negara Pasifik, terutama Papua Nugini (PNG).

Ia menilai potensi ekonomi Papua akan semakin besar apabila produk-produk lokal tidak hanya dipasarkan di dalam daerah, tetapi juga mampu menembus pasar internasional.

Karena itu membutuhkan kerja sama yang erat dengan Direktorat Jenderal Imigrasi, termasuk penguatan pos lintas batas agar arus perdagangan dan mobilitas masyarakat semakin baik.

“Kalau kita jual di Provinsi Papua saja, itu sudah bisa meningkatkan PAD. Lebih bagus lagi kalau kita bisa mengembangkan sampai ke kawasan Pasifik, termasuk PNG,” ujarnya.

Gubernur menyampaikan, Menteri Agus Andrianto menyambut baik seluruh usulan tersebut dan menyatakan kesiapan kementeriannya untuk mendukung berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Papua.

Tak hanya itu, pembahasan juga mencakup pemanfaatan warga binaan pemasyarakatan dalam mendukung program pertanian dan perkebunan yang tengah digencarkan Pemprov Papua.

“Daripada hanya menunggu masa bebas, mereka bisa dilibatkan dalam kegiatan produktif seperti brigade pangan. Ini menjadi bekal keterampilan ketika mereka kembali ke masyarakat,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Menteri Agus Andrianto terhadap peningkatan peran putra-putri asli Papua di lingkungan Kementerian Imigrasi, termasuk peluang menduduki jabatan strategis seperti kepala kantor wilayah di masa mendatang.

Menurut Gubernur, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat representasi Orang Asli Papua dalam birokrasi nasional.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

21 Okt 2026 - 10:38 WIB

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

20 Okt 2026 - 17:55 WIB

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

20 Okt 2026 - 17:51 WIB

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena

19 Okt 2026 - 15:13 WIB

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena
Trending di Jayapura