Jayapura, Euforia.id | Rencana pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Kampung Pund di Distrik Waris, Kabupaten Keerom, memasuki babak baru. Pemerintah Provinsi Papua bersama delegasi dari West Sepik Province dan Walsa LLG Investment, Papua New Guinea (PNG), turun langsung meninjau lokasi proyek.
Langkah itu mempertegas komitmen kedua negara untuk mempercepat pembangunan pos lintas batas yang dinilai akan menjadi urat nadi baru di kawasan perbatasan.
Konsul RI untuk Vanimo, Alexander, menyebut PLBN Kampung Pund tak hanya sebagai pos penjagaan, tapi jembatan konektivitas yang nyata.
Kehadiran pos itu diyakini akan membuka keran investasi baru dan mempermudah mobilitas warga kedua negara yang selama ini saling bertetangga dekat.
Hal senada diungkapkan Plt. Kepala Badan Perbatasan Provinsi Papua, Barnabas Taygat. Menurutnya, infrastruktur itu didesain sebagai pusat pelayanan satu atap untuk masyarakat sekaligus motor penggerak ekonomi lokal.
”Selain menjaga keamanan perbatasan, PLBN ini akan menjadi pusat pelayanan publik dan pusat pertumbuhan ekonomi baru bagi warga di sini,” kata Barnabas.
Pemerintah Kabupaten Keerom menyatakan siap menyokong penuh proyek strategis nasional ini.
Plt. Sekda Keerom, Linus Pasarang, memastikan jajarannya akan mengawal pembangunan agar rampung tepat waktu dan langsung memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Lewat kolaborasi lintas negara ini, wilayah perbatasan Keerom tidak lagi dipandang sebagai halaman belakang yang sunyi, tapi sebagai beranda depan yang aktif, aman, dan menjanjikan bagi masa depan Papua.
















Komentar ditutup.