Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI

badge-check

Indosat Business Luncurkan Solusi Manajemen Energi Berbasis AI Perbesar

 

​Jayapura, Euforia.id | Indosat Business resmi meluncurkan Solusi Manajemen Energi berbasis AI dan IoT guna membantu pelaku industri menghadapi lonjakan biaya energi sekaligus memenuhi kewajiban regulasi pemerintah, seperti PP No. 33/2023 dan standar internasional ISO 50001.

Solusi end-to-end ini hadir sebagai respons atas tantangan sektor industri yang menyumbang 45,94% dari total konsumsi energi nasional, di mana pelaku usaha kerap mengalami inefisiensi energi hingga 30% akibat kurangnya visibilitas data secara real-time.

​Kementerian ESDM menyambut baik inovasi ini. Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis, Jisman P Hutajulu, mengatakan konservasi energi merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan pelaku industri, di mana PP No. 33/2023 dirancang untuk mendorong pengguna energi skala besar melakukan pemantauan dan pelaporan secara real-time.

“Solusi yang diluncurkan oleh Indosat Business menunjukkan bagaimana sektor swasta mampu menerjemahkan tuntutan regulasi menjadi solusi praktis yang dapat langsung digunakan oleh pelaku usaha untuk memperkuat ketahanan energi, daya saing nasional, serta memenuhi kewajiban kepatuhan dan keberlanjutan,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Director and Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Danny Buldansyah.

“Energi kini telah berkembang dari sekadar biaya operasional menjadi variabel bisnis strategis yang berdampak langsung pada profitabilitas, keandalan, dan daya saing,” kata Muhammad Danny Buldansyah.

Pihaknya bekerja sama mendampingi pelaku usaha untuk menyelesaikan masalah nyata dengan memadukan kapabilitas jaringan, data, dan AI milik Indosat serta menyatukan konektivitas, platform, dan managed service dalam satu pintu tanggung jawab tunggal.

​Didukung oleh AI-driven Intelligence Layer, solusi ini menawarkan lima kapabilitas utama meliputi pemantauan daya untuk manufaktur dan gedung, pemantauan genset dan transformator untuk sektor migas hingga pusat data, sistem pemantauan baterai untuk daya cadangan, sistem penerangan jalan umum pintar, serta pemantauan air dan gas untuk kawasan industri.

Melalui pendekatan prediktif berbasis data dalam satu dasbor tunggal ini, perusahaan diharapkan mampu memangkas biaya utilitas, mengoptimalkan pemanfaatan aset, meminimalkan downtime, serta mempermudah pencapaian target ESG dan emisi nol bersih.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

BMKG Peringatkan El Nino Sangat Kuat dan Ancaman Karhutla di Sejumlah Wilayah

16 Okt 2026 - 20:36 WIB

BMKG Peringatkan El Nino Sangat Kuat dan Ancaman Karhutla di Sejumlah Wilayah

Kemenhut Berduka Atas Gugurnya Petugas Karhutla

16 Okt 2026 - 19:28 WIB

Kemenhut Berduka Atas Gugurnya Petugas Karhutla

Menkeu Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kepercayaan di HUT ke-80 Bea Cukai

6 Okt 2026 - 15:26 WIB

Menkeu Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kepercayaan di HUT ke-80 Bea Cukai

Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Finis di Peringkat Ke-16

4 Okt 2026 - 18:47 WIB

Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Finis di Peringkat Ke-16
Trending di Nasional