Euforia.id | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi meluncurkan Exchange Traded Fund (ETF) Emas sebagai bagian dari akselerasi reformasi dan pendalaman Pasar Modal Indonesia.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyatakan, penguatan integritas, likuiditas, transparansi, dan tata kelola kini menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kepercayaan publik.
“OJK berkomitmen untuk terus meningkatkan likuiditas, transparansi, tata kelola dan enforcement serta sinergitas sebagai bagian dari rencana aksi reformasi integritas di Pasar Modal Indonesia,” ujar Friderica.
Ia menambahkan, kehadiran ETF Emas menawarkan alternatif investasi yang praktis, likuid, dan sesuai prinsip syariah.
“ETF Emas menawarkan investasi yang praktis, likuid, sesuai prinsip syariah, berfungsi sebagai safe haven, sekaligus memperluas Pasar Bullion melalui kolaborasi antarlembaga dan pelaku industri,” jelasnya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut mengapresiasi langkah reformasi dan inovasi produk tersebut.
“Saya apresiasi juga reformasi yang telah dilakukan dan berharap sektor keuangan makin kredibel dalam inovatif dan berdaya saing,” kata Airlangga.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menilai reformasi integritas ini menjadikan pasar modal sebagai katalis pertumbuhan ekonomi.
“Pemerintah menyambut baik agenda reformasi yang tengah dijalankan oleh OJK dan BEI mulai dari penguatan likiditas, peningkatan transparansi, penguatan tata kelola hingga pendalaman pasar,” ungkap Juda.
Hingga 7 Agustus 2026, jumlah investor pasar modal telah menembus 30,27 juta Single Investor Identification (SID) dengan penghimpunan dana mencapai Rp123,21 triliun dari 135 aksi korporasi.
















Komentar ditutup.