Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Ekspedisi Patriot Teliti Potensi Ekonomi di Kawasan Transmigrasi Papua

badge-check

dok Nakerkopukm Papua Perbesar

dok Nakerkopukm Papua

Jayapura, Euforia.id | Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Provinsi Papua menerima kunjungan dari Kementerian Transmigrasi RI bersama Tim Ekspedisi Patriot (TEP) pada Rabu (27/8).

Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan kajian potensi daerah di kawasan transmigrasi Lereh dan Keerom.

​Tim Ekspedisi Patriot, yang terdiri dari perwakilan kementerian dan mahasiswa, melakukan peninjauan langsung di lapangan.

Mereka meneliti sumber daya dan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di wilayah tersebut.

​Menurut perwakilan Kementerian Transmigrasi, kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program Trans Patriot.

Ini adalah program nasional yang mendorong keterlibatan generasi muda dalam pengembangan kawasan transmigrasi.

​Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Provinsi Papua menyambut baik sinergi ini. Ia berharap hasil penelitian TEP dapat menjadi dasar perencanaan yang lebih matang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan transmigrasi Lereh dan Keerom.

​Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan potensi yang ada dapat diidentifikasi secara optimal, dan solusi nyata untuk pembangunan wilayah dapat dirumuskan, yang pada akhirnya akan berdampak positif bagi masyarakat transmigran.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

Kejuaraan Taekwondo Papua Open Diikuti 928 Atlet

21 Okt 2026 - 18:44 WIB

Kejuaraan Taekwondo Papua Open Diikuti 928 Atlet

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

21 Okt 2026 - 10:38 WIB

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

20 Okt 2026 - 17:55 WIB

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

20 Okt 2026 - 17:51 WIB

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus
Trending di News