Jayapura, Euforia.id | Gelandang Persipura Jayapura, Gunansar Mandowen, menegaskan bahwa laga kontra Adhyaksa FC di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026), merupakan momentum krusial bagi sejarah klub.
Pertandingan perebutan satu tiket promosi itu menjadi momentum penebusan dosa atas kegagalan tim di masa lalu.
Gunansar mengakui, ingatan saat Persipura terdegradasi empat tahun lalu masih membekas kuat. Membawa kembali tim berjuluk Mutiara Hitam ke kasta tertinggi bukan hanya sebuah target, tapi kewajiban moral untuk memulihkan nama besar tim.
”Melihat momen saat kita berada di zona degradasi, sekarang saatnya untuk kita kembali lagi. Kita harus siap,” ujar Gunansar.
Meskipun masa persiapan tim tergolong singkat, Gunansar optimistis karena seluruh pemain memiliki kesatuan visi. Motivasi skuad saat ini sangat tinggi untuk menjawab penantian panjang masyarakat Papua yang merindukan Persipura berlaga di kompetisi elit nasional.
”Kami semua pemain percaya bahwa kami di sini satu hati, satu tujuan untuk tim Persipura. Kami pasti akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat Papua karena antusiasme mereka luar biasa,” katanya.
Menjelang pertandingan yang akan dipadati penonton tersebut, Gunansar memberikan imbauan kepada para suporter.
Ia meminta dukungan penuh namun tetap tertib guna menghindari tindakan anarkis seperti pelemparan benda ke lapangan yang bisa memicu sanksi disiplin bagi klub.
”Kita harus menjaga sportifitas, baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Jangan sampai ada tindakan yang merugikan tim. Mari kita buat yang terbaik untuk tim ini,” pungkasnya.










