Menu

Mode Gelap

News

Hadiri Peresmian Gereja Oikumene Terang Bhara Daksa, Gubernur Tekankan Harmoni dan Nilai Spiritual

badge-check


					Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri dalam peresmian Gereja Oikumene Terang Bhara Daksa di lingkungan Polda Papua, Koya Koso / Istimewa Perbesar

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri dalam peresmian Gereja Oikumene Terang Bhara Daksa di lingkungan Polda Papua, Koya Koso / Istimewa

Jayapura, Euforia.id | Gubernur Papua Matius D. Fakhiri menghadiri peresmian dan mentahbiskan Gedung Gereja Oikumene Terang Bhara Daksa di lingkungan Polda Papua, Koya Koso Kota Jayapura, Rabu (9/4/2026). Peresmian ini dirangkaikan dengan perayaan Paskah yang dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Gubernur Fakhiri menegaskan, pembangunan gereja tersebut bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan menjadi pusat pembinaan iman dan karakter bagi personel Polri serta masyarakat.

“Gereja ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan rumah rohani yang menjadi tempat bertumbuhnya iman, penguatan karakter, serta pembentukan integritas,” ujarnya.

Ia menilai, keberadaan gereja di lingkungan institusi kepolisian menjadi langkah strategis dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan emosional.

Menurutnya, nilai-nilai keagamaan sangat relevan dengan tugas Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. “Polri tidak hanya dituntut profesional, tetapi juga harus memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat,” katanya.

Fakhiri juga mengapresiasi jajaran Polda Papua dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan gereja tersebut. Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat terus diperkuat demi menjaga stabilitas daerah.

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Polda Papua beserta seluruh pihak yang telah berinisiatif dan bekerja keras hingga terwujudnya pembangunan gedung gereja ini,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kehidupan beragama yang rukun dan toleran sebagai fondasi utama terciptanya kedamaian di Tanah Papua.

“Gereja ini diharapkan menjadi simbol persatuan, tempat mempererat persaudaraan lintas denominasi, bahkan lintas iman,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Gubernur Fakhiri berharap gereja tersebut dapat menjadi sumber berkat dan kekuatan spiritual bagi banyak orang serta mendukung terwujudnya Papua yang aman, damai, dan sejahtera.

Baca Lainnya

OJK Perkuat Literasi Keuangan Petani Keerom Lewat Program NokenKu

17 April 2026 - 17:13 WIB

Gubernur Realisasikan Bantuan Internet Satelit Starlink untuk Rumah Baca Kampung Yoboi

17 April 2026 - 13:59 WIB

Pertamina Patra Niaga Jajaki Suplai LPG Biak-Jayapura, Tingkatkan Jaminan Keamanan Stok

16 April 2026 - 11:01 WIB

Tak Hanya Janji, Gubernur Bakal Hadirkan Kereta Api di Papua Usai Ketemu Direksi PT KAI

15 April 2026 - 10:05 WIB

Trending di News