Euforia.id | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat melakukan finalisasi kesiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, menegaskan bahwa kepastian penyelenggaraan di NTT-NTB sudah final dan kini seluruh cabang olahraga resmi memasuki tahap persiapan teknis.
Total cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON XXII mencapai 67 cabang. Salah satu keputusannya adalah memasukkan cabang olahraga arung jeram untuk digelar di wilayah NTT.
Berdasarkan hasil visitasi KONI Pusat, lokasi pertandingan dinilai sangat siap karena didukung oleh kondisi alam murni tanpa memerlukan pembangunan infrastruktur tambahan.
Kehadiran cabang ini diharapkan mampu mendorong sport tourism serta mendongkrak ekonomi masyarakat setempat.
KONI Pusat juga telah menetapkan Provinsi Banten dan Lampung sebagai tuan rumah bersama untuk PON XXIII 2032. Berdasarkan laporan hasil tim visitasi KONI yang dipimpin oleh Suwarno, kedua daerah menyatakan komitmen penuh memanfaatkan waktu enam tahun ke depan untuk persiapan maksimal.
Hasil peninjauan menunjukkan Provinsi Banten terus melakukan pemerataan infrastruktur olahraga dengan target penyelesaian pada tahun 2030.
Dari total 62 venue yang ditinjau di Banten, sebanyak 89 persen dinyatakan telah memenuhi standar kelaikan prasarana, akomodasi, serta transportasi.
Banten direncanakan akan mempertandingkan 29 cabang olahraga dengan 41 disiplin pertandingan.
Sementara itu, Provinsi Lampung mencatatkan 76 persen kelayakan dari 24 venue yang telah ditinjau oleh tim visitasi.
Salah satu evaluasi penting bagi Lampung adalah belum tersedianya lintasan atletik delapan jalur, di mana fasilitas yang ada saat ini baru memiliki enam jalur pertandingan.












