Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Nasional

Indonesia Stop Impor Jagung di 2026

badge-check

Ilustrasi / Kementerian Pertanian Perbesar

Ilustrasi / Kementerian Pertanian

Euforia.id | Pemerintah resmi memutuskan untuk meniadakan importasi jagung pakan, benih, dan rumah tangga pada tahun 2026. Keputusan ini diambil menyusul capaian produksi jagung nasional tahun 2025 yang mengalami surplus terhadap kebutuhan konsumsi.

​Berdasarkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), produksi jagung sepanjang 2025 mencapai 16,11 juta ton, sementara kebutuhan konsumsi berada di angka 15,65 juta ton, sehingga terdapat surplus sebesar 463,9 ribu ton.

​Kepala Bapanas yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan peran krusial Perum Bulog dalam menyerap produksi petani lokal.

Pada 2025, Bulog telah menyerap 101 ribu ton jagung domestik, dengan capaian tertinggi di NTB, Lampung, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat.

​”Bulog harus siap dari sekarang. Yang harus diperhatikan nanti adalah serapannya. Serapan bermasalah, dampaknya tahun depannya,” ujar Amran dalam dialog bersama Kapolri dan Ketua Komisi IV DPR RI di Bekasi, Kamis (8/1/2026).

​Untuk tahun 2026, target penyaluran jagung SPHP ditetapkan sebanyak 500 ribu ton. Program ini menyasar peternak ayam petelur (layer) skala mikro, kecil, dan menengah yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap jagung pakan.

​Peningkatan produksi jagung tahun 2025 juga didukung oleh peran Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan hasil panen jagung yang disokong pihaknya mencapai 3,5 juta ton.

​”Harapan kami, ini bisa mendorong tercapainya swasembada pangan. Cadangan Bulog tercukupi dan sisanya bisa kita ekspor,” kata Kapolri.

​Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi kolaborasi tersebut dan mencatat bahwa sekitar 20 persen dari total produksi nasional merupakan hasil kerja jajaran Polri.

Dengan kondisi surplus saat ini, Indonesia bahkan telah mulai melakukan ekspor ke Malaysia dan Filipina melalui Kalimantan, NTB, dan Gorontalo.

​Saat ini, stok Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) di Bulog awal Januari 2026 berada pada posisi 45 ribu ton dan akan terus ditambah dari produksi dalam negeri.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

BMKG Peringatkan El Nino Sangat Kuat dan Ancaman Karhutla di Sejumlah Wilayah

16 Okt 2026 - 20:36 WIB

BMKG Peringatkan El Nino Sangat Kuat dan Ancaman Karhutla di Sejumlah Wilayah

Kemenhut Berduka Atas Gugurnya Petugas Karhutla

16 Okt 2026 - 19:28 WIB

Kemenhut Berduka Atas Gugurnya Petugas Karhutla

Menkeu Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kepercayaan di HUT ke-80 Bea Cukai

6 Okt 2026 - 15:26 WIB

Menkeu Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kepercayaan di HUT ke-80 Bea Cukai

Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Finis di Peringkat Ke-16

4 Okt 2026 - 18:47 WIB

Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Finis di Peringkat Ke-16
Trending di Nasional