Euforia.id | Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) putaran keempat kembali dihelat di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk memperkuat pembinaan serta menambah jam terbang talenta balap nasional.
Ajang ini menghadirkan puluhan pembalap yang bersaing di berbagai kelas kompetisi berstandar internasional.
Pada pelaksanaan hari Sabtu, ajang ini diikuti oleh 80 pembalap yang berlaga di kelas National Sport 150, National Sport 250, Super Sport 600, serta Indonesia Junior Talent Cup U-15, yang juga diramaikan oleh 28 pembalap dari kelas pendukung Underbone 150 dan Junior Sport U-18.
Pembalap asal Semarang, Irfan Hadiansah, menilai kompetisi ini memberikan ruang yang sangat krusial bagi para rider dalam mengembangkan kemampuan mereka di lintasan profesional.
“Karena Pertamina Mandalika Racing Series juga punya kelas junior U-15. Itu pasti penjenjangannya untuk step up level yang lebih tinggi. Jadi ya sudah sangat bagus, semoga mempertahankan eksistensinya untuk terus dilaksanakan setiap tahun,” ujar Irfan.
Senada dengan hal tersebut, pembalap asal Lumajang, Jawa Timur, Chandra Hermawan, menekankan pentingnya pengalaman di sirkuit berstandar internasional agar bibit-bibit unggul pembalap Indonesia dapat terus lahir dan berkembang secara berkesinambungan.
“Harusnya anak-anak kecil ini sering balapan di sini, karena harus ada bibit tiap tahunnya. Bibit unggulnya itu harus terus dikembangkan,” kata Chandra. Ia juga berharap ajang ini terus maju dan melahirkan semakin banyak rider berkualitas.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan bahwa dukungan penuh diberikan untuk membangun ekosistem motorsport yang saling terhubung dari tingkat nasional hingga panggung dunia.
“Melalui Pertamina Mandalika Racing Series, para pembalap mendapatkan ruang untuk menambah jam terbang, meningkatkan kemampuan teknis, membangun mental bertanding, sekaligus merasakan atmosfer kompetisi di lintasan berstandar internasional. Pengalaman ini penting sebagai bagian dari perjalanan mereka menuju jenjang yang lebih tinggi,” ujar Baron.
Rangkaian pembinaan talenta nasional ini berjalan beriringan dengan persiapan menyambut ajang balap dunia Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 9 hingga 11 Oktober mendatang.














Komentar ditutup.