Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Menkeu Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kepercayaan di HUT ke-80 Bea Cukai

badge-check

Menkeu Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kepercayaan di HUT ke-80 Bea Cukai Perbesar

Euforia.id | Menteri Keuangan, Suahasil Nazara menegaskan pentingnya memperkuat fungsi pengawasan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat sebagai bagian dari tanggung jawab Direktorat Jenderal Bea Cukai dalam melindungi perekonomian nasional.

Hal tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Bea Cukai ke-80 Tahun 2026 di Kantor Pusat DJBC, Jakarta, Selasa (6/10), di tengah tantangan dinamika geopolitik, perkembangan teknologi, serta beragamnya perdagangan lintas negara yang menuntut institusi untuk terus adaptif.

​Dalam arahannya, jajaran Bea Cukai diminta memperketat penindakan terhadap penyelundupan dan peredaran barang ilegal, termasuk narkotika, emas, nikel, serta komoditas strategis lainnya. Menteri Keuangan menegaskan bahwa langkah penindakan tersebut memegang peranan krusial bagi hajat hidup orang banyak.

​”Penindakan yang Anda lakukan adalah upaya menyelamatkan ekonomi Indonesia. Penindakan impor ilegal tidak hanya merupakan persoalan kepabeanan dan capaian kinerja organisasi saudara, di dalamnya ada kepentingan masyarakat banyak,” tegas Menteri Keuangan.

​Penindakan impor ilegal ini dinilai berdampak langsung untuk melindungi sektor domestik, seperti menyelamatkan usaha mikro, kecil, dan menengah serta industri tekstil dari masuknya pakaian bekas ilegal, serta mengamankan petani dan konsumen dari peredaran beras ilegal.

Selain fungsi pengawasan dan pelindungan, Bea Cukai juga mencatatkan kinerja positif dalam menjaga keuangan negara dengan perolehan penerimaan sebesar Rp240,28 triliun atau mencapai 71,51 persen dari target APBN hingga September 2026.

​Di bidang pelayanan, Bea Cukai didorong untuk terus memberikan kemudahan, kecepatan, transparansi, dan kepastian hukum guna memperlancar arus barang serta mendongkrak daya saing dunia usaha.

Untuk menjawab tantangan masa depan, penguatan institusi perlu bertumpu pada tiga aspek utama, yakni sumber daya manusia yang berintegritas, penguatan teknologi dan intelijen, serta proses bisnis yang terintegrasi.

​Mengusung tema “Terus Melindungi, Tumbuh, Menguatkan Negeri”, peringatan delapan dekade ini juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan institusi tidak hanya diukur dari angka penindakan semata, melainkan dari konsistensi menjaga marwah dan integritas di mata publik.

​”Pengawasan yang kuat tidak semata-mata diukur dari banyaknya penindakan, tetapi pengawasan yang kuat juga diukur dari kepercayaan masyarakat kepada institusi kita. Jaga kepercayaan masyarakat melalui tindakan nyata,” pesan Menteri Keuangan.

​Menutup arahannya, ia berpesan agar seluruh jajaran terus merawat marwah institusi dengan baik. “Yang kita jaga bukan hanya barang. Yang kita jaga adalah kepercayaan masyarakat kepada Direktorat Jenderal Bea Cukai. Selamat Hari Bea Cukai yang ke-80,” pungkasnya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

21 Okt 2026 - 10:38 WIB

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

20 Okt 2026 - 17:55 WIB

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

20 Okt 2026 - 17:51 WIB

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena

19 Okt 2026 - 15:13 WIB

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena
Trending di Jayapura