Jayapura, Euforia.id | Persipura Jayapura menuai hasil memilukan usai dibungkam Rans Nusantara dengan skor telak 1-3 dalam laga lanjutan Grup Timur kompetisi Liga di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (9/10/2026).
Ambisi tim Mutiara Hitam untuk melanjutkan tren positif hancur lebur setelah lini belakang keropos, ditambah kegagalan memanfaatkan hadiah dari titik putih pada menit ke-70.
Tampil di bawah tekanan, skuad asuhan Regi Aditya sejatinya tak kalah dalam membuat sejumlah peluang di laga itu. Namun, mental bertanding anak asuhnya mendadak hancur seketika setelah kebobolan gol pertama yang menjadi bumerang bagi konsentrasi tim.
Sebagai juru taktik, Regi Aditya dengan ksatria pasang badan dan mengakui seluruh kekalahan ini adalah tanggung jawabnya mutlak. Ia tak menepis bahwa timnya kehilangan arah akibat panik dan berambisi mengejar ketinggalan.
”Saya pikir gol pertama itu menjadi trigger ya. Sebetulnya kalau kita melihat secara statistik dari awal, kita membuat beberapa peluang, tetapi trigger itu yang membuat pemain kehilangan fokus, tergesa-gesa, ingin menyamakan kedudukan,” ujar Regi usai pertandingan.
Petaka kian menjadi-jadi tatkala Persipura mendapatkan peluang emas memperkecil kedudukan lewat hadiah tendangan penalti pada menit ke-70.
Alih-alih merubah keadaan untuk menyamakan kedudukan, peluang emas itu justru terbuang sia-sia dan gagal membuahkan gol. Kesalahan-kesalahan elementer ini dimanfaatkan dengan baik oleh dinginnya permainan Rans Nusantara.
”Ini normal dalam sepak bola, kesalahan kecil dapat menghukum kita, dan ya seperti ini hasilnya,” ujar Regi.
Ia melontarkan permintaan maaf kepada seluruh masyarakat Papua dan pendukung setia Persipura atas hasil minor itu.
“Mohon maaf untuk seluruh pendukung Persipura di mana pun berada dan masyarakat Papua karena hari ini kami mengalami kekalahan. Saya mengapresiasi kerja dari seluruh pemain, tim pelatih, dan official,” ucapnya.
Senada dengan sang pelatih, Rafael Sunuk, turut menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan itu. Ia memohon agar pendukung tetap memberikan dukungan moral.
”Kami minta maaf untuk hasil yang kurang baik di sore ini. Tapi kami minta dukungan terus dari masyarakat Papua, supaya ke depan kita bisa lebih baik lagi buat hasil yang kami raih nanti di depan,” kata Rafael.
Kekalahan pahit ini tentu saja menambah pekerjaan rumah bagi jajaran pelatih dan manajemen Persipura jika tak ingin semakin tertinggal di tangga klasemen sementara Grup Timur.















Komentar ditutup.