Jayapura, Euforia.id | Keterbatasan dan minimnya dukungan anggaran memaksa para atlet atletik disabilitas yang tergabung dalam National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Jayapura berlatih secara mandiri.
Latihan swadaya ini telah berlangsung selama beberapa pekan terakhir di Stadion Mandala, Kota Jayapura.
Langkah tersebut diambil guna menjaga kondisi fisik dan kebugaran para atlet di tengah keterbatasan fasilitas serta ketiadaan pemusatan latihan.
Pelatih Atletik NPCI Kota Jayapura, Yunice Pekey menyampaikan, para atlet telah menjalani latihan mandiri sekitar satu bulan terakhir.
Karena minimnya dukungan anggaran, program latihan sejauh ini difokuskan untuk menjaga kebugaran fisik.
”Kami sudah latihan kurang lebih satu bulan. Latihan ini berjalan untuk menjaga kebugaran atlet,” kata Yunice.
Ia menuturkan, para atlet sangat membutuhkan dukungan anggaran agar dapat menggelar pemusatan latihan secara terpusat dan terprogram.
Apalagi, mereka tengah bersiap untuk menghadapi ajang olahraga nasional, yakni Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (Peparpenas), yang dijadwalkan berlangsung pada tahun depan.
”Harapan kami ada perhatian dan bantuan anggaran untuk persiapan atlet, guna memotivasi mereka ke depan. Kita sangat butuh bantuan anggaran untuk persiapan,” tuturnya.
Menurutnya, pemusatan latihan sangat penting agar para atlet disabilitas Kota Jayapura bisa mempersiapkan diri secara maksimal dan meraih prestasi pada Peparpenas mendatang.
















Komentar ditutup.