Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi Papua kembali menorehkan prestasi nasional dalam penguatan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan koperasi (UMK) melalui pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Pemprov Papua resmi menerima Piagam Penghargaan sebagai provinsi dengan persentase transaksi UMK dan koperasi melalui Katalog Elektronik tertinggi untuk periode Semester I Tahun 2026.
Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait, yang mewakili Gubernur Papua dalam ajang ICIEF–IPFE 2026.
Christian Sohilait menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian yang diraih jajarannya.
Menurutnya, penghargaan ini merupakan hasil nyata dari komitmen bersama dalam memajukan pelaku usaha di Bumi Cenderawasih.
”Capaian ini adalah bukti komitmen kuat Pemprov Papua dalam membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha lokal, sekaligus mendorong transformasi digital dan pengadaan pemerintah yang lebih inklusif bagi UMK dan koperasi,” ujar Christian.
Lebih lanjut, ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi berkelanjutan bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat peran UMK dan koperasi dalam rantai pasok pengadaan pemerintah.
Langkah strategis ini diyakini mampu memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal secara nasional.
Melalui penghargaan ini, Pemprov Papua membuktikan bahwa pengadaan pemerintah tidak sekadar berorientasi pada pemenuhan kebutuhan barang dan jasa instansi, melainkan telah bertransformasi menjadi instrumen strategis untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan dan memberdayakan pelaku usaha lokal.

















Komentar ditutup.