Jayapura, Euforia.id | Inovasi dalam pengelolaan limbah terus digalakkan di Kota Jayapura melalui tangan kreatif para pengrajin.
Salah satu yang menonjol adalah karya kerajinan daur ulang dari Bank Sampah Waniambey, yang berhasil menyulap barang bekas menjadi produk dengan nilai ekonomi.
Friska Angelina Elmas, pengrajin yang juga merupakan seorang PPPK di Pemkot Jayapura, mengungkapkan bahwa kegiatannya menekuni kerajinan daur ulang telah dimulai sejak tahun 2018.
Berbagai produk unik dihasilkan dari bahan-bahan yang awalnya dianggap sampah.
”Kerajinan ini saya buat dari barang-barang bekas, seperti botol plastik, sendok plastik, kaleng bekas, koran bekas, hingga sasetan minuman yang biasa dijual,” ujar Friska.
Menurutnya, koleksi produk yang dihasilkan sangat beragam, mulai dari gantungan kunci seharga Rp25.000 hingga dekorasi pohon Natal besar seharga Rp250.000.
Untuk kebutuhan bahan baku, Friska bersinergi dengan Bank Sampah Waniambey, mengumpulkan limbah dari teman-teman, hingga memungut botol di pinggir jalan.
”Daripada dibuang, lebih baik saya ambil, cuci, dan diproduksi untuk bisa diuangkan kembali,” tururnya.
Produk kreatif ini, khususnya sofa dari botol plastik, sering diminati oleh para pejabat pemerintahan hingga BUMN sebagai pajangan kantor.
Melalui kreativitasnya, Friska berharap dapat terus menginspirasi masyarakat untuk mengolah limbah menjadi barang bernilai ekonomi sekaligus mendukung kebersihan kota secara berkelanjutan.

















Komentar ditutup.