Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Kota Jayapura resmi membuka kegiatan Job Fair (Bursa Kerja) tahun 2026 yang melibatkan sebanyak 32 badan usaha, baik dari BUMN, BUMD, maupun swasta, guna menekan angka pengangguran dan kemiskinan di ibu kota Provinsi Papua.
Kegiatan yang dibuka pada Rabu (26/8/2026) di Plaza PTC Entrop itu menyediakan 1.000 lowongan pekerjaan bagi masyarakat, khususnya pencari kerja lokal.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan apresiasi tinggi kepada Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura serta seluruh badan usaha yang berpartisipasi aktif dalam memfasilitasi penyerapan tenaga kerja.
”Hari ini kita laksanakan kegiatan Job Fair dengan jumlah badan usaha yang hadir sebanyak 32, dengan catatan akan menerima jumlah tenaga kerja sebanyak 1.002 orang. Bagi badan usaha yang belum hadir, kami harapkan juga membuka diri untuk menerima para pencari kerja,” ujar Wali Kota Jayapura.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura, Djoni Naa, menegaskan bahwa pelaksanaan bursa kerja ini diprioritaskan bagi warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Jayapura agar penyerapan tenaga kerja tepat sasaran bagi warga setempat.
”Khususnya bagi pencari kerja yang ada di Kota Jayapura dan mempunyai KTP Kota Jayapura,” ujar Djoni Naa.
Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Kota Jayapura menargetkan agar pelaksanaan bursa kerja ini dapat berkesinambungan secara berkala, baik setiap enam bulan sekali maupun satu tahun sekali.
“Target kita, hari ini kalau misalnya 1.002 lowongan kerja, maka 1.002 lowongan kerja itu kalau bisa terisi ya hari ini,” harapnya.
Langkah ini dinilai krusial mengingat angka kemiskinan di Kota Jayapura tercatat berada di kisaran 12,03 persen, sehingga penyerapan tenaga kerja melalui Job Fair yang digelar dua hari (26-27 Agustus) itu diharapkan mampu menjadi roda penggerak utama dalam menekan angka kemiskinan dan pengangguran.

















Komentar ditutup.