Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Sanggar Ameldi Rangkul Anak Muda Lestarikan Budaya Lewat Kerajinan Batik

badge-check

Sanggar Ameldi Rangkul Anak Muda Lestarikan Budaya Lewat Kerajinan Batik Perbesar

Jayapura, Euforia.id | Sanggar seni Ameldi kini menjadi salah satu motor penggerak ekonomi kreatif di Kota Jayapura. Melalui sentuhan tangan para pengrajin muda, sanggar ini terus berupaya melestarikan kekayaan budaya Papua dalam bentuk kain batik tulis dan batik cap.

​Pendiri Sanggar Ameldi, Joni Silas Wona, menjelaskan sanggar miliknya telah melalui perjalanan panjang sejak dirintis pada tahun 2009.

Meskipun sempat mengalami pasang surut operasional, Batik Ameldi kini bangkit dan semakin eksis, terutama setelah mendapat dukungan dan pembinaan aktif dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kota Jayapura sejak tahun 2018.

​“Kami fokus memadukan motif lokal. Sekitar 70 persen motif yang kami angkat adalah corak khas Kota Jayapura, dan sisanya 30 persen adalah motif dari wilayah Tanah Papua lainnya,” ujar Joni.

​Saat ini, Batik Ameldi mempekerjakan enam orang pengrajin yang terdiri dari anak-anak muda setempat. Joni menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam melestarikan kerajinan batik sebagai bagian dari identitas budaya Papua.

​Tidak hanya fokus pada produksi dan pemberdayaan pemuda, para pengrajin di Batik Ameldi juga telah mengantongi sertifikasi resmi.

Legalitas dan kualitas keterampilan para pengrajin ini terwujud berkat kolaborasi dengan Kementerian Perindustrian melalui program pelatihan khusus.

​“Kami bekerja sama dengan pihak pusat untuk kegiatan pelatihan dan sertifikasi pengrajin. Bahkan, kementerian mendatangkan langsung asesor dari Balai Besar Batik Yogyakarta untuk menguji dan memastikan standar kompetensi serta kualitas batik kami benar-benar terjaga,” jelasnya.

​Di pasaran, Batik Ameldi menawarkan dua jenis produk dengan harga yang kompetitif. Batik cap menjadi produk yang saat ini paling diminati karena harganya yang lebih terjangkau, mulai dari Rp200.000 per meter.

Sementara itu, untuk batik tulis, harga dipatok mulai dari Rp250.000 hingga Rp350.000 per meter, tergantung pada kerumitan dan kerapatan motif.

​Dengan dedikasi yang konsisten serta standar mutu yang telah tersertifikasi, Sanggar Ameldi berharap dapat terus tumbuh menjadi wadah pemberdayaan ekonomi sekaligus pusat pelestarian warisan budaya lewat seni membatik.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

LAN RI dan Pemerintah Provinsi Se-Papua Raya Perkuat Kompetensi ASN

22 Okt 2026 - 20:04 WIB

LAN RI dan Pemerintah Provinsi Se-Papua Raya Perkuat Kompetensi ASN

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

21 Okt 2026 - 10:38 WIB

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

20 Okt 2026 - 17:55 WIB

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

20 Okt 2026 - 17:51 WIB

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus
Trending di News