Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan pemeriksaan menyeluruh terhadap kendaraan dinas guna menertibkan pengelolaan aset daerah yang dinilai bermasalah oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Penjabat Sekda Papua, Christian Sohilait, menegaskan bahwa penertiban ini menyasar kendaraan yang masih dikuasai oleh pejabat lama maupun pegawai yang telah berpindah tugas. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin apel gabungan di Halaman Kantor Gubernur Papua.
”Kita punya masalah, BPK sampaikan bahwa kita punya masalah kendaraan dinas cukup banyak,” ujar Christian.
Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, ia meminta pengelola aset bersama Inspektorat segera menyusun jadwal pemeriksaan kendaraan, baik secara bersama maupun per organisasi perangkat daerah (OPD). Christian juga mendesak delapan OPD yang sebelumnya telah mengikuti rapat untuk segera menyerahkan laporan kendaraan dinas sebagai bahan awal sebelum pemeriksaan dilakukan.
”Delapan OPD yang kemarin sudah rapat berulang-ulang dengan saya belum menyampaikan laporan,” tegasnya.
Setelah seluruh laporan diterima, Pemprov Papua berencana menggelar apel kendaraan yang dijadwalkan akan dipimpin langsung oleh Gubernur Papua, Matius Fakhiri.
Selain itu, Satpol PP Papua juga dikerahkan untuk melakukan penertiban langsung terhadap kendaraan yang masih dikuasai oleh pihak yang tidak lagi memiliki kewenangan.
”Perintahnya hanya satu kali datang kepada yang bersangkutan, kali kedua kita turunkan aparat,” ungkap Christian.
Melalui langkah penertiban ini, Pemprov Papua berharap keberadaan serta status kendaraan dinas dapat menjadi lebih jelas, sehingga tata kelola aset daerah ke depan bisa diperbaiki secara optimal.

















Komentar ditutup.