Menu

Mode Gelap

News

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem Selama Arus Mudik Maret 2026

badge-check


					Peta cuaca / dok BMKG Perbesar

Peta cuaca / dok BMKG

Euforia.id | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di sejumlah jalur mudik Lebaran 1447 H. Meski kondisi atmosfer secara umum relatif kondusif, potensi hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang diprediksi masih mengintai beberapa wilayah hingga 20 Maret mendatang.

​Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, meminta pemudik untuk terus memantau pembaruan prakiraan cuaca guna menyesuaikan rencana perjalanan.

​“Tetap pantau informasi cuaca darat, laut, dan udara melalui berbagai kanal resmi BMKG,” ujar Faisal dinukil dari siaran pers BMKG.

​Plt Deputi Bidang Meteorologi, Andri Ramdhani, menjelaskan aktivitas Madden–Julian Oscillation (MJO), Gelombang Rossby Ekuatorial, dan Gelombang Kelvin sedang aktif di wilayah selatan serta timur Indonesia. Kondisi ini memicu pertumbuhan awan hujan yang signifikan.

​Potensi hujan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di Sebagian wilayah Sumatra, Jawa bagian tengah, dan Jawa bagian timur (14-17 Maret), dan sebagian wilayah Sulawesi Selatan serta Papua (18-20 Maret).

​Pada sektor penerbangan, BMKG mengidentifikasi potensi pertumbuhan awan Cumulonimbus dengan cakupan luas, terutama di wilayah Laut Maluku dan utara Papua.

Peluang kemunculan awan ini mencapai lebih dari 75 persen, yang dapat memengaruhi keselamatan penerbangan.

​Sementara itu, untuk sektor transportasi laut, potensi gelombang tinggi lebih dari 2,5 meter berpeluang terjadi di Laut Maluku dan Perairan Utara Papua.

​“Masyarakat pesisir di Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa, hingga NTT dan Kalimantan juga perlu mewaspadai potensi banjir rob mulai 14 hingga 19 Maret 2026,” ungkap Andri.

​Plh Direktur Meteorologi Publik, Ida Pramuwardani, merekomendasikan pemudik untuk menyiapkan perlengkapan darurat dan meningkatkan kewaspadaan saat berkendara dalam kondisi hujan.

Masyarakat diminta hanya merujuk pada aplikasi InfoBMKG atau situs resmi untuk menghindari informasi palsu atau hoaks.
​Pemerintah berharap kesiapan masyarakat dalam memantau cuaca dapat mendukung perjalanan mudik yang aman dan nyaman hingga sampai di tujuan.

Baca Lainnya

Karantina Papua Gagalkan Penyelundupan 25 Burung Langka di Pelabuhan Jayapura

15 Maret 2026 - 08:20 WIB

Pemprov Papua Atur Fleksibiltas Kerja Selama Libur Nyepi dan Lebaran 2026

14 Maret 2026 - 12:09 WIB

Jelang Lebaran, Gubernur Papua Minta Aparat Perketat Pengawasan Distribusi Bapok

14 Maret 2026 - 11:11 WIB

RSUD Jayapura Siapkan Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit

13 Maret 2026 - 14:29 WIB

Trending di News