Jayapura, Euforia.id | Di tengah situasi musim kemarau, PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani (Perseroda) bergerak cepat memperkuat infrastruktur pengairannya. Langkah ini dilakukan mulai dari pengetatan area sumber air hingga perbaikan jaringan pipa utama demi memastikan suplai air ke pelanggan tetap lancar.
Direktur PT Air Minum Jayapura, Entis Sutisna, mengungkapkan, pihaknya telah memperketat pengamanan dengan melakukan pemagaran di sejumlah titik sumber air, untuk membatasi akses warga yang kerap memanfaatkan cekungan atau bendungan sumber air untuk aktivitas berenang.
”Saat ini kami melakukan pemagaran di beberapa area sumber air untuk mengurangi akses masyarakat ke area sumber air, karena banyak ternyata di beberapa titik itu warga yang mandi-mandi,” jelas Entis.
Selain pembatasan akses, tim teknis di enam cabang pelayanan secara rutin melakukan pembersihan pada area intik (intake) dari tumpukan material hutan seperti pepohonan dan batang kayu kering yang menghambat aliran sungai.
Pemasangan penyaring (strainer) juga dilakukan di seluruh sumber air guna mengantisipasi hambatan sampah organik.
Di sisi lain, upaya perbaikan infrastruktur terus digenjot untuk mendongkrak debit air. Perbaikan kebocoran pipa utama di dua titik, yakni di Pancakarsa dan jalan alternatif Purna Siga, serta perbaikan pipa transmisi Koya Bu berukuran 450 milimeter, terbukti berhasil menambah kapasitas produksi terutama bagi wilayah yang berada di titik terjauh seperti Pasir Dua.
”Alhamdulillah dengan perbaikan kebocoran pipa Koya Bu yang besarnya antara 450 milimeter, itu sudah bisa membantu penambahan kapasitas produksi kita, debit yang masuk ke titik jauh terutama di Pasir Dua itu sudah bisa maksimal,” pungkas Entis.
Sebagai langkah siaga darurat, PT AM Jayapura juga telah membentuk Satgas Antisipasi Kekeringan serta menyiagakan lima armada mobil tangki air yang ditempatkan di empat titik pengambilan utama untuk melayani wilayah terdampak sewaktu-waktu.

















Komentar ditutup.