Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Gubernur Terima Audiensi NPCI Papua: Bahas Krisis Anggaran hingga Ekspansi Organisasi

badge-check

Pengurus NPCI Papua saat bertemu Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri / Istimewa Perbesar

Pengurus NPCI Papua saat bertemu Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri / Istimewa

Jayapura, Euforia.id | Masalah klasik berupa keterbatasan anggaran dan belum meratanya struktur organisasi menjadi poin utama yang disampaikan jajaran pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Papua saat bertemu dengan Gubernur Papua, Selasa (7/4/2026).

​Ketua NPCI Papua, Jaya Kusuma, mengungkapkan perjalanan pembinaan atlet disabilitas di Bumi Cendrawasih saat ini tengah berada di persimpangan jalan akibat berbagai hambatan teknis dan finansial.

​‘’Persoalan mendasar yang kami hadapi yakni dari belum terbentuknya kepengurusan di sejumlah daerah hingga keterbatasan anggaran yang kian terasa,” ujar Kusuma usai melakukan audensi dengan Gubernur Papua.

​Sejauh ini, struktur kepengurusan NPCI baru menyentuh wilayah Sarmi, Mamberamo Raya, dan Supiori. Kusuma menegaskan bahwa perluasan organisasi ke daerah lain menjadi urgensi yang membutuhkan intervensi kebijakan dari Pemerintah Provinsi.

​“Kami berharap ada dorongan dan bantuan dari pemerintah daerah agar pembentukan NPC di daerah-daerah ini bisa segera terealisasi,” ujarnya.

​Meski ruang gerak organisasi terbatas, Kusuma melaporkan bahwa semangat para atlet tidak padam. Hal ini dibuktikan dengan kontribusi nyata atlet Papua bagi Indonesia di ajang Asian Para Games di Thailand.

​“Papua menyumbangkan atlet yang memperkuat kontingen Indonesia. Dari delapan atlet yang diberangkatkan, tiga di antaranya berhasil meraih medali dari cabang olahraga renang, panahan, dan menembak,” ungkap Kusuma.

​Laporan prestasi ini sengaja dipaparkan kepada Gubernur sebagai pengingat bahwa potensi atlet disabilitas Papua sangat besar jika dibarengi dengan perhatian yang layak.

​“Dukungan dinilai penting agar para atlet tetap termotivasi dan mampu bersaing di ajang nasional maupun internasional ke depan,” harapnya.

​Menanggapi keluh kesah tersebut, Gubernur Papua Matius D. Fakhiri memberikan sinyal hijau. Pemerintah Provinsi berkomitmen untuk membedah solusi terkait percepatan pembentukan organisasi di daerah serta optimalisasi fasilitas latihan yang ada.

​Pemerintah juga berjanji akan mempermudah akses fasilitas bagi atlet NPC, terutama dalam menyongsong persiapan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas).

​“Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kesiapan atlet Papua agar tetap kompetitif di tengah keterbatasan yang ada,” tegas Fakhiri.

​Pertemuan ini mempertegas bahwa meski prestasi atlet disabilitas Papua telah mendunia, sinergi antara pengurus organisasi dan pemerintah tetap menjadi kunci utama untuk mengatasi tantangan infrastruktur dan manajerial di masa depan.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

21 Okt 2026 - 10:38 WIB

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

20 Okt 2026 - 17:55 WIB

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

20 Okt 2026 - 17:51 WIB

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena

19 Okt 2026 - 15:13 WIB

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena
Trending di Jayapura