Jayapura, Euforia.id | Generasi muda Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) atau Naposobulung didorong untuk tampil sebagai “Generasi Hijau” yang mandiri lewat inovasi ramah lingkungan.
Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua dalam kegiatan bertajuk “Inovasi Produk Eco Print sebagai Potensi Pengembangan UMKM”.
Melalui pelatihan ini, pemuda HKBP diharapkan mampu memelopori gerakan peduli bumi sekaligus membuka peluang usaha kreatif baru di lingkungan masyarakat.
Ecoprint dinilai menjadi media yang sangat tepat bagi anak muda untuk memulai bisnis karena prosesnya yang memanfaatkan bahan alami sehingga sangat ramah lingkungan. Selain itu, peluang usaha ini juga sangat menjanjikan dan tidak membutuhkan modal yang besar.
Ke depan, Naposobulung HKBP diharapkan mampu mengaplikasikan kreativitas hijau ini dari hal-hal terdekat, seperti pembuatan spanduk ramah lingkungan untuk internal organisasi hingga penciptaan produk kreatif untuk kegiatan bazar kepanitiaan.
Semangat ramah lingkungan dan pelestarian ini juga akan mengiringi puncak perayaan yang digelar sore ini, Sabtu (30/5), mulai pukul 16.00 WIT di Aula BPMP Kotaraja.
Ketua Panitia Acara, dr. Ronny J.A Situmorang, M.Kes, mengajak seluruh masyarakat luas untuk ikut ambil bagian meramaikan momentum penting ini.
”Kami mengundang masyarakat Batak yang ada di sekitar Jayapura, Sentani, dan Keerom untuk boleh hadir menyaksikan pesta gondang tersebut,” tutur dr. Ronny J.A Situmorang.











