Jayapura, Euforia.id | Posko pelayanan kesehatan darurat bagi korban kebakaran di Kota Jayapura mencatat kunjungan rata-rata hingga seratusan orang per hari sejak beberapa hari pascabencana.
Tingginya angka pemeriksaan kesehatan ini menunjukkan kebutuhan mendesak para pengungsi akan akses layanan medis yang cepat dan mudah dijangkau.
Guna mengantisipasi lonjakan pasien dan memastikan pelayanan berjalan optimal, posko kesehatan ini disiagakan penuh selama 24 jam. Sistem operasional dibagi ke dalam tiga shift kerja guna menjaga kesiapan tenaga medis sepanjang hari tanpa jeda.
Kepala Seksi Promosi Kesehatan Pemberdayaan Masyarakat Kota Jayapura, Asnat Waimuri, mengungkapkan bahwa setiap shift dijaga selama delapan jam secara bergantian. Pengaturan waktu terbagi mulai dari pagi hingga sore, sore hingga malam, serta shift malam hingga pagi hari berikutnya.
”Jadi sampai malam karena posko ini kan dia 24 jam. Setiap shift dia 8 jam. Dari pagi sampai jam 3, nanti ganti sampai jam 9, jam 9 sampai pagi. Jadi kita bagi dalam 3 shift,” jelas Waimuri.
Dalam operasionalnya, posko ini didukung penuh oleh tenaga medis dari puskesmas wilayah kerja terdekat seperti Tanjung Ria, Imbi, hingga Jayapura Utara.
Selain itu, pelayanan juga diperkuat oleh tim gawat darurat PSC 119 Kota Jayapura serta dukungan unit ambulans yang selalu siaga untuk rujukan darurat ke rumah sakit terdekat.

















Komentar ditutup.