Menu ✖

Otomatis
Breaking News

News

Rakortek Kemenkes di Jayapura Dorong Percepatan Eliminasi HIV, TBC, Malaria, dan Kusta di Papua

badge-check

Pembukaan Rakortek percepatan eliminasi HIV, AIDS, tuberkolosis, malaria, dan kusta di Papua / Istimewa Perbesar

Pembukaan Rakortek percepatan eliminasi HIV, AIDS, tuberkolosis, malaria, dan kusta di Papua / Istimewa

Jayapura, Euforia.id | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui Direktorat Penyakit Menular menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) percepatan eliminasi HIV, AIDS, tuberkulosis (TBC), malaria, dan kusta di Tanah Papua. Kegiatan ini berlangsung pada 27 – 29 April di Kota Jayapura.

Direktur Penyakit Menular Kemenkes, Prima Yosephine, mengatakan Rakontek ini merupakan respons atas masih tingginya beban penyakit menular di Papua yang berkontribusi besar terhadap kasus nasional.

“Rakontek ini kita laksanakan sebagai respon terhadap masih tingginya beban penyakit HIV, AIDS, tuberkulosis, malaria, dan kusta di Tanah Papua yang sampai saat ini masih menjadi wilayah dengan kontribusi terbesar terhadap kasus nasional,” kata Prima saat Rapat Koordinator Teknis.

Ia menambahkan, berbagai tantangan seperti kondisi geografis, keterbatasan akses layanan kesehatan, serta belum meratanya sumber daya kesehatan menjadi faktor yang memperberat upaya penanggulangan penyakit di wilayah tersebut.

“Tujuan utama kegiatan ini adalah memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah, menyelaraskan perencanaan dan pembiayaan program, serta menyusun langkah-langkah strategis yang terukur untuk percepatan eliminasi penyakit,” katanya.

Rakontek ini diikuti oleh enam pemerintah provinsi dan 14 kabupaten/kota dengan beban kasus tinggi di Papua. Selain itu, kegiatan juga melibatkan kementerian/lembaga terkait, mitra pembangunan, dan sektor swasta.

Prima menjelaskan, metode pelaksanaan meliputi sesi tingkat tinggi, paparan teknis, diskusi panel, hingga kelas teknis per program yang akan ditutup dengan penyusunan rencana tindak lanjut.

“Melalui forum ini, kami berharap dapat menghasilkan rekomendasi percepatan eliminasi, penguatan komitmen pemerintah daerah, serta koordinasi lintas sektor yang lebih solid,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, baik dari pemerintah, mitra pembangunan, maupun panitia pelaksana.

“Kami berharap kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi dan komitmen bersama dalam mencapai eliminasi HIV, AIDS, TBC, malaria, dan kusta di Tanah Papua, sekaligus mendukung target Indonesia bebas malaria dan pengendalian penyakit menular pada tahun 2030,” katanya.

Komentar ditutup.

Baca Lainnya

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

21 Okt 2026 - 10:38 WIB

RSUD Jayapura Pastikan Stok Obat dan Bahan Medis Aman Hingga Nataru

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

20 Okt 2026 - 17:55 WIB

Pemprov Papua Dukung Pelestarian Bahasa Daerah Agar Generasi Muda Tak Lepas Jati Diri

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

20 Okt 2026 - 17:51 WIB

Kemendikdasmen Catat 427 Bahasa Daerah di Papua Perlu Perlindungan Khusus

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena

19 Okt 2026 - 15:13 WIB

Dapat Laporan Pungli, Rustan Saru Sidak Kelurahan Waena
Trending di Jayapura