Jayapura, Euforia.id | Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura Tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi pegawai dalam pengelolaan pengadaan barang/jasa pemerintah, khususnya bagi pejabat yang bertugas sebagai PPK di perangkat daerah.
PPK Tipe C merupakan pejabat yang ditunjuk untuk melaksanakan kegiatan pengadaan barang/jasa berdasarkan kebutuhan unit Kerja.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru menegaskan jabatan PPK bukan sekadar pelengkap administrasi, melainkan amanah besar karena berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran Daerah.
Ia mengibaratkan PPK sebagai pihak yang diberi kepercayaan mengelola “dompet” pemerintah, sehingga wajib bekerja secara cermat, jujur, dan bertanggung Jawab.
“Ini tidak gampang dan berisiko. PPK diberi kewenangan, sehingga harus hati-hati dan berintegritas. Tujuan pelatihan ini bukan hanya menghadiri kegiatan, tetapi memahami tata kelola keuangan dan pengadaan agar bebas dari permasalahan hukum,” ungkap Rustan.
Pemerintah Kota Jayapura juga menekankan bahwa PPK harus berani menyampaikan hal yang benar. Jika spesifikasi, satuan, harga, maupun dokumen pengadaan tidak sesuai ketentuan, pejabat pembuat komitmen diharapkan tidak ragu menolak atau memperbaikinya sebelum menimbulkan kerugian Daerah.
“Kita ingin menyelamatkan diri, keluarga, dan institusi. Karena itu, kalau benar, katakan benar; kalau ada yang salah, katakan salah. Ketelitian dalam pemeriksaan dokumen dan pembuktian sangat penting,” tegasnya.
Rustan Saru berharap seluruh peserta tidak berhenti pada sertifikat, tetapi menerapkan ilmu yang diperoleh dalam tugas sehari-hari. Penguatan kompetensi PPK dipandang sebagai langkah strategis untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan setiap rupiah anggaran daerah digunakan secara bertanggung Jawab.
“Yang kita butuhkan bukan sekadar orang yang datang dan mengikuti pelatihan, tetapi pejabat yang paham, teliti, berintegritas, dan siap bertanggung jawab atas anggaran Masyarakat,” tutupnya.

















Komentar ditutup.